PATI, Lingkarjateng.id – Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Pati pada awal Januari 2026 berimbas pada kerusakan jalan. Jumlah jalan rusak masih dalam pemetaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) untuk rencana perbaikan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, menyampaikan bahwa jalan-jalan di Pati memang dalam kondisi yang memprihatinkan. Kondisi yang demikian meningkatkan risiko kecelakaan para pengendara.
Hasto mengatakan DPUTR sudah melakukan penambalan di sejumlah titik jalan rusak sebagai penanganan awal dan pemeliharaan.
“Penambalan itu dilakukan untuk memperbaiki jalan yang rusak dan membuat aman bagi pengendara,” katanya, Jumat, 30 Januari 2026.
Proses penambalan jalan dimulai dari dalam kota, seperti di jalan Penjawi dan sekitarnya. Kemudian Jalan Juwana-Guyangan, Pati-Gabus, depan terminal Kembangjoyo dan beberapa ruas jalan sudah dilakukan penambalan.
Sedangkan untuk pekerjaan permanen, sejumlah ruas jalan utama antar kecamatan sudah masuk anggaran 2026 dan segera direalisasikan.
“Jalan-jalan yang rusak parah, seperti di Guyangan-Juwana, Jetak-Juwana, dan Tayu-Dukuhseti, itu nanti akan segera diperbaiki,” sambungnya.
Hasto berharap kondisi jalan di Pati menjadi lebih baik dan aman bagi pengendara setelah diperbaiki. Pihaknya juga meminta masyarakat bersabar sembari menunggu perbaikan secara menyeluruh.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Ulfa





























