SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga terus mendorong kebangkitan ekonomi rakyat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya dengan menggelar Gebyar UMKM Salatiga BEDA 2025 yang diselenggarakan hingga 31 Juli nanti di sepanjang Jalan Tentara Pelajar.
Puluhan pelaku UMKM lokal memadati lokasi pameran untuk menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner, kriya, fashion, hingga produk inovatif lainnya.
“Ini bukan sekadar ajang dagang, melainkan simbol semangat kebangkitan ekonomi pasca pandemi. UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat,” kata Wali Kota Salatiga Robby Hernawan dalam keterangan tertulis, Senin, 28 Juli 2025.
Ia menambahkan, gebyar UMKM ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-1275 Kota Salatiga, Hari Koperasi Nasional ke-78, dan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah menghadirkan layanan One Stop Service untuk pelaku usaha, seperti pengurusan NIB, NPWPD, PIRT, Adminduk, SLHA, E-Catalog, BPJS Ketenagakerjaan, hingga akses KUR daerah.
Kepala Dinas KUKM Kota Salatiga, Mulyadi menyebut, kegiatan ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi pelaku UMKM.
“Pasca pandemi, banyak pelaku usaha kecil yang masih butuh dukungan. Kegiatan ini memberi mereka akses pasar langsung, juga layanan legalitas usaha,” ujarnya.
Gebyar UMKM Salatiga BEDA akan dilanjutkan dengan berbagai agenda hiburan dan olahraga, seperti senam massal, jalan sehat, dan Car Free Day di Lapangan Pancasila. Dengan semangat kebangkitan ekonomi kerakyatan, Wali Kota Robby berharap kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi pelaku usaha, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal dan aktif mendukung pertumbuhan UMKM.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S































