JEPARA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat upaya peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan sektor perbankan guna mendorong peningkatan literasi keuangan.
Langkah tersebut dibahas dalam audiensi Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama jajaran Kepala Cabang Bank Mandiri se-Kabupaten Jepara di Ruang Kerja Bupati, Selasa, 10 Februari 2026.
Bupati Jepara yang akrab disapa Wiwit menekankan peran strategis perbankan dalam mendukung program UMKM Naik Kelas.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menyiapkan alokasi pembiayaan sebesar Rp200 triliun melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk mempercepat penguatan ekonomi UMKM.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Jepara merencanakan kegiatan edukasi rutin bagi pelaku UMKM yang akan digelar setiap bulan di Pendopo Kabupaten Jepara.
“Rencananya setiap bulan kita adakan kegiatan UMKM di Pendopo. Tujuannya agar para UMKM bisa belajar dan memahami laporan keuangan dengan baik,” katanya.
Selain Bank Mandiri, Pemkab Jepara juga berencana melibatkan seluruh bank anggota Himbara, Bank Jateng, serta Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama.
Menurut Wiwit, kolaborasi lintas lembaga diperlukan untuk memberikan pendampingan yang menyeluruh, terutama terkait pengelolaan keuangan dan pemahaman perpajakan dasar.
Ia berharap pendampingan berkelanjutan dapat meningkatkan kepercayaan pelaku UMKM terhadap pemerintah dan lembaga keuangan, sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah secara lebih optimal.
“Di Jepara ada sekitar 80 ribu pelaku UMKM. Paling tidak 90 persen di antaranya harus paham regulasi dan literasi keuangan,” tegasnya.
Wiwit juga optimistis sekitar 10 persen UMKM di Jepara berpotensi naik kelas secara signifikan, bahkan memiliki peluang menembus pasar modal.
Untuk mendukung target tersebut, Pemkab Jepara berencana menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Mandiri Jepara, M. Ihsan, menyambut positif inisiatif Pemkab Jepara.
Ia menilai kerja sama ini akan memudahkan perbankan dalam memetakan dan mengembangkan calon nasabah UMKM yang memiliki potensi usaha.
“Kami menyambut baik rencana ini dan akan mempelajari teknis kerja samanya untuk dibahas lebih lanjut pada pertemuan berikutnya,” tuturnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid

































