KENDAL, Lingkarjateng.id – Kabupaten Kendal terus menunjukkan kemajuan signifikan dalam menarik investasi terutama di Kawasan Industri Kendal (KIK).
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan bahwa Kabupaten Kendal merupakan salah satu daerah penyangga ekonomi di Jawa Tengah.
“Kabupaten KendAL memiliki potensi besar untuk dikembangkan berkat letak geografisnya yang strategis,” ujar Bupati Kendal yang akrab disapa Tika pada Rabu, 27 Agustus 2025.
Menurutnya, Kawasan Industri Kendal menjadi salah satu pendorong utama investasi di Kendal.
Tika menjelaskan, sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong pada 14 November 2016, KIK telah menarik 132 investor atau tenants perusahaan.
Hingga per-Agustus 2025, KIK telah menghasilkan nilai investasi masuk sebesar Rp 171,89 triliun dengan realisasi investasi sebesar Rp 87,01 triliun.
“Investasi ini juga menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak 66.614 orang, dengan realisasi tenaga kerja yang masuk sebanyak 34.963 orang,” jelasnya.
Tika optimis Kendal dapat mempertahankan posisinya sebagai daerah dengan investasi tertinggi di Jawa Tengah seperti yang diraih pada tahun 2024.
“Kami berharap tahun 2025 ini bisa mempertahankan posisi sebagai daerah dengan investasi tertinggi di Jawa Tengah,” harapnya.
Jurnalis: Arvian Maulana
Editor: Rosyid




























