SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga terus berinovasi dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan agar tetap mantap. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemkot kini mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pemeliharaan dan pemantauan kondisi jalan di seluruh wilayah kota.
Kepala DPUPR Kota Salatiga, Syahdani Onang Prastowo, menjelaskan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam mempercepat respons terhadap kerusakan jalan. Selain melakukan pembaruan data kondisi jalan setiap tahun, DPUPR juga melibatkan masyarakat untuk melaporkan kerusakan jalan melalui sistem pengaduan.
“Teknologi sangat berpengaruh dalam pemeliharaan jalan di Kota Salatiga. Data kondisi jalan diperbarui secara berkala, dan partisipasi masyarakat lewat pengaduan sangat membantu dalam menjaga kondisi jalan agar tetap mantap,” ujarnya, Senin, 6 Oktober 2025.
Berdasarkan survei kondisi jalan tahun 2024, sebanyak 91,07 persen jalan di Kota Salatiga sudah masuk kategori mantap. Rinciannya, kategori baik mencapai 67,06 persen dan sedang 24,01 persen. Sementara jalan yang rusak ringan 6,75 persen dan rusak berat hanya 1,28 persen.
Syahdani menambahkan, hasil survei tersebut menjadi dasar bagi DPUPR dalam menyusun rencana kerja dan penganggaran.
“Strategi kami berbasis data survei yang terus diperbarui. Dengan begitu, kebijakan dan anggaran yang disusun bisa lebih tepat sasaran, agar kualitas jalan di Salatiga terus meningkat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S





























