SEMARANG, Lingkarjateng.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan perhatian terhadap pembinaan calon pekerja migran, terutama pada tahap pra-keberangkatan.
Upaya tersebut dinilai penting untuk melindungi hak-hak tenaga kerja Indonesia (TKI) dan mencegah kasus pelanggaran atau eksploitasi. Apalagi Jateng termasuk daerah pengirim pekerja migran cukup tinggi.
“Maka sudah semestinya kita memperkuat sistem pembinaan dan pelatihan bagi calon pekerja, mulai dari keterampilan teknis, pemahaman hukum, hingga kesiapan mental,” ujarnya.
Ia juga menilai pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan agen penyalur resmi untuk memastikan calon pekerja migran mendapatkan pembekalan komprehensif.
“Selama ini kita terlalu fokus pada sisi administratif. Padahal yang dibutuhkan pekerja migran kita adalah pendampingan yang bersifat manusiawi dan edukatif. Jangan hanya dilepas ke luar negeri, tapi tidak tahu hak dan kewajibannya di sana,” tegasnya.

Sumber: Lingkar Network
































