KENDAL, Lingkarjateng.id – Usai mengikuti kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo (AQE) 2024 di Jakarta beberapa hari lalu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kendal membawa oleh-oleh berupa empat kepeminatan investasi.
Empat perusahaan yang berminat menanamkan investasi di Kendal itu berasal dari Guangdong, China dan lokal Jakarta. Rencananya mereka akan investasi di Kawasan Industri Kendal.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Kendal, Anang Widiasmoro, mengatakan empat perusahaan tersebut bergerak dibidang otomotif, logistik atau manufaktur, elektronik dan new energy.
“Kepeminatan investasi ini akan terus dikawal dan dimonitoring oleh DPMPTSP Kabupaten Kendal sampai pada terjadinya realisasi investasi di Kabupaten Kendal,” jelas Anang.
Dalam kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2024 yang digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Centre Senayan Jakarta tersebut, pihaknya juga mempromosikan seluruh potensi yang ada di Kabupaten Kendal.
“Pada kegiatan ini, kami berkesempatan mempromosikan semua potensi Kabupaten Kendal termasuk didalamnya potensi Industri, Pariwisata, Pertanian, Perkebunan, perikanan dan UMKM Kabupaten Kendal,” terangnya.
DPMPTSP juga menampilkan beberapa UMKM unggulan berupa kopi dan batik khas Kendal yang masing-masing diwakili oleh Ketua Klaster Kopi dan Ketua Klaster Batik Kendal.
“Kami juga melibatkan pengelola Kawasan Industri Kendal untuk mempromosikan potensi lahan industri yang dimilikinya dengan mengambil fokus pada new energy atau hilirisasi yang sesuai dengan kebijakan pemerintah yang ada saat ini,” ucapnya.
Diketahui, kegiatan tersebut merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Apkasi. Dimana expo ini mempromosikan berbagai komoditas, peluang investasi untuk bisa masuk ke pasar nasional hingga global. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarjateng.id)































