SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pasca banjir bandang melanda di Kabupaten Pemalang, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menyoroti pemulihan pascabencana utamanya pada sektor pendidikan.
“Siswa-siswi jangan sampai kehilangan haknya untuk mendapatkan pendidikan. Bahkan, di lokasi pengungsian juga harus segera disediakan tiga kebutuhan seperti penyediaan ruang kelas darurat, perlengkapan belajar bagi siswa, serta layanan dukungan psikososial untuk mempercepat kesiapan peserta didik mengikuti pembelajaran dalam situasi darurat,” terangnya baru-baru ini.
Saleh mengatakan pemerintah harus bergerak cepat serta berkolaborasi dengan pihak swasta, relawan, tokoh keagamaan, masyarakat dan lainnya agar pendidikan tidak terhenti.
“Upaya pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana harus terus dilakukan dengan mengedepankan semangat optimisme dan gotong royong,” ucapnya.
Saleh menilai keberhasilan kegiatan belajar mengajar pascabencana tidak bisa diukur hanya dari kelas sudah berjalan. Tetapi dari apakah anak-anak merasa aman, mau hadir, mau berinteraksi, dan perlahan berani membangun mimpi mereka kembali. (Adv)

































