PATI, Lingkarjateng.id – Sejumlah desa di Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Bletek dan Sungai Jimbaran setelah diguyur hujan lebat selama tiga jam mulai pukul 10.00 WIB sampai 13.00 WIB pada Jumat, 21 November 2025.
Berdasarkan pantauan di lapangan, desa di Kecamatan Margorejo yang terendam banjir antara lain Desa Dadirejo, Sokokulon, Sukoharjo, Bumirejo, dan Jimbaran.
Salah satu warga Desa Jimbaran, Sri, menuturkan ketinggian banjir mencapai selutut orang dewasa dan merendam sejumlah rumah.
Ia mengatakan, meskipun sebelumnya aliran sungai sudah dibersihkan oleh warga setempat, derasnya hujan membuat sungai tidak mampu menahan tingginya debit air.
“Hujan dari jam 10 sampai zuhur, banjir datang tiba-tiba, ada yang sampai masuk rumah. Di jalan selutut orang dewasa. Kemarin sudah ada yang dikeruk, tapi ya banjir, biasanya sebentar surut,” kata Sri.
Sementara itu, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, David Setyawan, menyampaikan banjir di Kecamatan Margorejo terjadi akibat luapan sungai yang tidak mampu menampung tingginya debit air.
Akibatnya, air menggenangi jalan desa dan sejumlah rumah warga. Meski demikian, warga memilih untuk bertahan karena banjir akan cepat surut.
“Paling satu jam sudah surut, karena air kan dari atas turun kesini. Kami pantau ada Sukoharjo, Dadirejo, Jimbaran. Memang ada yang sampai masuk rumah, tetapi tidak sampai evakuasi,” kata David.
David menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di depan bantaran Sungai Bletek dan Sungai Jimbaran, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Rosyid




























