Kudus (lingkarjateng.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Perdagangan tahun ini hanya bisa melakukan revitalisasi terhadap satu pasar tradisional, yakni Pasar Kliwon. Alasannya yakni karena keterbatasan anggaran daerah.
Sebelumnya, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melakukan perbaikan atau revitalisasi terhadap enam pasar tradisional di tahun 2025. Anggaran revitalisasi tersebut pun mencapai Rp 2,3 miliar.
Namun, pada tahun 2026 ini, Dinas Perdagangan hanya hanya mampu melaksanakan revitalisasi pada satu pasar tradisional dengan anggaran sebesar Rp 225 juta. Pasar tradisional tersebut yakni Pasar Kliwon yang dinilai paling membutuhkan penanganan segera.
Kabid Pasar pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Agus Sumarsono mengatakan keterbatasan anggaran menjadi faktor utama minimnya jumlah pasar yang direvitalisasi. Kebijakan itu diambil sebagai bagian dari efisiensi dan penentuan skala prioritas.
Ia menjelaskan, penurunan dana transfer ke daerah (TKD) Kabupaten Kudus sekitar Rp500 miliar secara keseluruhan dibandingkan tahun sebelumnya berdampak langsung pada program perbaikan pasar.
Padahal, Agus mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah pasar di Kabupaten Kudus yang membutuhkan perawatan mendesak. Seperti Pasar Wage Undaan Kidul, Pasar Ngablak Tanjungrejo, Pasar Kalirejo, dan Pasar Mijen.
“Rata-rata mengalami kerusakan atap dan memerlukan perbaikan secepatnya demi keselamatan dan kenyamanan aktivitas jual beli,” ungkap Agus.
Menurut Agus, perbaikan terhadap Pasar Kliwon dinilai paling urgent dan telah diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada tahun sebelumnya. “Saat ini, proses revitalisasi Pasar Kliwon masih berada pada tahap pengusulan perencanaan,” tuturnya.
Pihaknya menargetkan pelaksanaan pembangunan dapat dimulai pada akhir April atau awal Mei 2026, sehingga manfaat perbaikan bisa segera dirasakan oleh pedagang maupun pembeli.
“Revitalisasi di Pasar Kliwon rencananya akan dilakukan untuk perbaikan empat hingga lima pintu pasar, atap bangunan, serta pembenahan beton di area parkir Blok D,” tandasnya.***
Jurnalis : Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor : Fian
































