PATI, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Bidang Bina Marga pada tahun anggaran 2026 ini bakal memperbaiki 80 titik jalan rusak.
Dari total jalan rusak tersebut, 15 titik masuk prioritas utama perbaikan lantaran menjadi akses vital penghubung kecamatan. Sehingga diharapkan bisa mempermudah akses mobilitas para pengguna jalan.
Kabid Bina Marga Hasto Utomo mengungkapkan saat ini proses administrasi masih berlangsung sehingga belum bisa dikerjakan dalam waktu dekat.
“Belum final (data rencana perbaikan jalan), masih ada perubahan. Data yang sudah pasti ada beberapa (15),” ungkap Kabid Bina Marga Hasto Utomo, Kamis 12 Februari 2026.
Pihaknya menargetkan, pekerjaan akan segera terlaksana setelah lebaran 2026 lebih tepatnya di bulan April.
“Saat ini masih proses perencanaan. Perkiraan akhir Februari atau mungkin setelah lebaran baru bisa memulai pekerjaan,” tambahnya.
Adapun 15 prioritas perbaikan jalan rusak beserta alokasi anggaran mengacu data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Bidang Bina Marga, sebagai berikut:
- Guyangan-Runting Rp 7,4 Miliar
- Prawoto-Kudus Rp5,25 Miliar
- Tambakromo-Grobogan Rp7,2 Miliar
- Boloagung-Trimulyo Rp6,85 Miliar
- Sukopuluhan-Winong Rp4 Miliar
- Tegalarum-Tegalwero Rp4,2 Miliar
- Gabus-Tambakromo Rp 2,5 Miliar
- Sukoharjo-Gembong Rp2,8 Miliar
- Bumirejo-Lingkar Rp1 Miliar
- Jenggolo-Pegandan R1,5 Miliar
- Mencon-Kletek Rp4 Miliar
- Sendansoko-Sumbermulyo Rp2 Miliar
- Guyangan-Juwana Rp2,6 Miliar
- Terminal-Ngantru Rp2,6 Miliar
- Tlogowungu-Bapoh Rp1,95 Miliar
Jurnalis: Lingkar Jateng Group Network
Editor: Sekar S
































