SEMARANG, Lingkarjateng.id – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Wing Wiyarso mengatakan El Nino berdampak pada sektor pariwisata, khususnya wisata terbuka (outdoor).
Dengan suhu kemarau yang tinggi, masyarakat banyak beralih mencari wisata yang bersifat tertutup untuk menghindari cuaca panas.
“Memang agak berkurang jumlah pengunjung. Khususnya di tempat wisata outdoor, karena mereka juga menghindari terik atau panas temperatur yang sangat tinggi,”ucap Wing Wiyarso, Senin, 23 Oktober 2023.
Pihaknya saat ini tengah melakukan strategi dan inovasi pada sektor untuk mengantisipasi
Selain itu, Disbudpar Kota Semarang juga menekankan kepada para pihak pengelola tempat wisata untuk dapat mengantisipasi El Nino khususnya terkait pencegahan bencana.
“Salah satu contoh apabila di lokasi mereka banyak semak belukar atau ilalang, ini kita minta untuk di bersihkan. Sampah-sampah juga dikelola dengan baik agar tidak terjadi kebakaran,” tandasnya.
Selain itu, pihaknya juga meminta para pengelola destinasi wisata untuk mengaktifkan pengamanan internal di tempat wisatanya. Dengan harapan, para pengunjung tidak membuang sampah atau puntung rokok di area wisata.
“Dengan demikian, tempat wisata di Kota Semarang bisa tetap berjalan dengan baik walau kita juga mengantisipasi dampak El Nino ini. Ketegasan memang perlu dilakukan kepada para pengunjung yang masih ngeyel buang puntung rokok sembarangan karena itu dampaknya sangat luar biasa,” bebernya. (Lingkar Network | Rizky Syahrul – Lingkarjateng.id)






























