Hujan Deras dan Angin Kencang di Trangkil Pati, Sejumlah Rumah hingga Gudang Rusak

EVAKUASI: Tim BPBD Pati meninjau rumah warga yang rusak tertimpa pohon usai diterjang angin kencang di Desa Tlutup dan Karangwage, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati pada Rabu, 20 Maret 2024. (Dok. BPBD Pati/Lingkarjateng.id)

EVAKUASI: Tim BPBD Pati meninjau rumah warga yang rusak tertimpa pohon usai diterjang angin kencang di Desa Tlutup dan Karangwage, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati pada Rabu, 20 Maret 2024. (Dok. BPBD Pati/Lingkarjateng.id)

PATI, Lingkarjateng.id Hujan deras disertai angin kencang di Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati mengakibatkan sejumlah pohon tumbang menimpa rumah warga, gudang, hingga bangunan balai desa. Dampak angin puting beliung itu dirasakan warga Desa Tlutup dan Karangwage pada Rabu, 20 Maret 2024 siang.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati menyebutkan setidaknya ada enam bangunan rusak di RT 1 dan RT 5 Desa Karanggawe usai diterjang angin kencang di Trangkil.

“Atap rumah warga rusak akibat terjangan angin puting beliung. Di RT 01 ada empat rumah dan satu gudang, sedangkan di RT 05 RW 02 satu rumah,” ungkap kepala BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya, Kamis, 21 Maret 2024.

Sementara itu di Desa Tlutup, sebanyak tujuh rumah warga, balai desa, hingga makam juga rusak akibat kencangnya tiupan angin beliung. Selain itu terdapat pohon tumbang di kawasan Kantor Kepala Desa Tlutup yang sempat menutup akses Jalan Raya Juwana-Tayu.

“Kemudian di Tlutup ada beberapa rumah di RT 03, 04, dan 05. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian genting, termasuk bangunan makam Mbah Ronggo. Kemudian pohon mangga Jalan Juwana-Tayu juga roboh,” tambahnya.

Martinus mengungkapkan, akibat musibah ini kerugian materiil ditaksir mencapai belasan juta rupiah. Pasca kejadian, tim BPBD dibantu TNI-Polri dan masyarakat gotong-royong memperbaiki atap bangunan yang rusak.

Mengingat intensitas hujan yang masih tinggi, ditambah dengan angin kencang, Martinus mengimbau masyarakat tetap selalu waspada jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)

Exit mobile version