Bangkitkan UMKM Melalui Digital Marketing

BELAJAR : Tyo, pembina UKM Rembang memberi pengarahan Siti Nur Inaya memosting produk di toko online. (R.TEGUH WIBOWO/LINGKARJATENG.ID)

BELAJAR : Tyo, pembina UKM Rembang memberi pengarahan Siti Nur Inaya memosting produk di toko online. (R.TEGUH WIBOWO/LINGKARJATENG.ID)

REMBANG, Lingkarjateng.id Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi ( Dinindakop UMKM) Rembang menggelar pelatihan digital marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Rembang. Pelatihan yang digelar di aula gedung KPRI itu diikuti 29 peserta dari beberapa kecamatan.

Kepala Dinindakop UMKM Rembang melalui Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan UKM, Kuswandi, Kamis (28/10/21) mengatakan sistem digital bagi UMKM menjadi strategis.

Hal tersebut tentunya untuk mendorong pemulihan ekonomi dan tetap bertahan di masa disrupsi pandemi Covid-19.

Menurutnya melakukan pembinaan dan pendampingan digital marketing sangat membantu guna mendorong produktivitas UMKM. Apalagi di Kabupaten Rembang saat ini telah melalui badai pandemi gelombang ke dua.

“Temen-temen usaha mikro saat ini kan sedang kesulitan dalam hal pemasaran. Apalagi adanya pandemi Covid-19 ini, kita coba bantu melalui pelatihan digital marketing,” kata dia.

Dirinya membeberkan, kegiatan yang berlangsung selama 4 hari itu memberikan berbagai ilmu tentang pemasaran secara digital.

Mulai dari pelatihan foto produk yang menarik, pemanfaatan media sosial tiktok, hingga pemasaran di beberapa market place.

“Pelatihan ini dimulai hari Senin kemarin 25 Oktober sampai hari ini. Pada hari pertama kita beri motivasi dulu kepada temen-temen UMKM,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menerangkan, pelatihan digital marketing itu juga dimaksudkan untuk membantu pelaku UMKM yang menyandang disabilitas.

Melalui pemasaran secara online, penyandang disabilitas bisa tetap berjualan tanpa harus berkeliling memasarkan produknya.

Siti Nur Inaya, salah satu peserta pelatihan yang menyandang disabilitas mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan itu. Bagi dirinya yang memiliki keterbatasan bisa dimudahkan dengan berjualan secara online.

“Sangat membantu buat saya, apalagi saya menyandang disabilitas alhamdulillah dirangkul,” ujarnya. (Lingkar Network | Koran Lingkar Jateng)