REMBANG, Lingkarjateng.id – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rembang memasuki masa pensiun pada 2026.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang, Arif Romadlon, menjelaskan ada 77 ASN yang memasuki masa pensiun yang terbagi dalam tiga periode. Sebanyak 20 orang pensiun pada Februari, 26 orang pada Maret, dan 31 orang pada April 2026.
“Dengan rincian tenaga guru sebanyak 40 orang, tenaga teknis 28 orang, tenaga kesehatan 4 orang, dan tenaga struktural 5 orang,” jelasnya dalam kegiatan Pembekalan Teknis bagi ASN purna tugas di Pendopo Museum Kartini, Rabu, 7 Januari 2026.
Arif menambahkan, salah satu pejabat yang akan memasuki masa purna tugas adalah Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang, Dwi Wahyuni Hariyati, yang pensiun per 1 Februari 2026.
Sementara itu Bupati Rembang, Harno, menyampaikan bahwa purna tugas bukan akhir pengabdian seorang aparatur negara melainkan fase baru untuk tetap produktif dan bermakna.
Bupati Harno juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang akan mengakhiri masa pengabdiannya. Menurutnya, dedikasi para ASN selama puluhan tahun telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Rembang.
“Bapak dan Ibu sekalian telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Rembang, menjaga roda pemerintahan tetap berjalan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Bupati berpesan agar para pensiunan ASN dapat berkontribusi serta tetap berkarya melalui berbagai peran di lingkungan sosial.
“Pensiun adalah fase untuk tetap produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar, baik melalui kegiatan sosial, kewirausahaan, keagamaan, maupun peran aktif di masyarakat,” ucapnya.
Dia menyebut materi yang diberikan kepada para ASN dapat menjadi bekal agar lebih siap menghadapi kehidupan pascapensiun dengan percaya diri. Para peserta dibekali pemahaman tentang pengelolaan keuangan, kesehatan fisik dan mental, peluang usaha, serta penyesuaian sosial.
“Semua materi ini diharapkan mampu membantu Bapak dan Ibu dalam merencanakan masa depan yang sejahtera, bermakna, dan tetap memberi kontribusi positif bagi masyarakat,” imbuhnya.
Bupati juga menekankan agar nilai-nilai integritas tetap dijaga meskipun sudah purna tugas.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa






























