REMBANG, Lingkarjateng.id – Komandan Kodim (Dandim) 0720/Rembang Letkol Inf Yudhi Yahya bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang (Ex Officio) Fahrudin melalui Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Rembang Sri Jarwati melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Serbuan Air.
Kegiatan itu dilaksanakan untuk mengatasi masalah kekeringan yang terjadi di lahan pertanian wilayah Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, baru-baru ini. Selain itu, juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami krisis air pada lahan pertanian.
Baksos Serbuan Air ini melibatkan ratusan babinsa dan relawan dari BPBD yang bekerja sama untuk membawa air menuju desa-desa yang mengalami kekeringan. Dalam upaya membantu masyarakat, Kodim bersama BPBD Rembang secara aktif memastikan distribusi air sampai ke lahan pertanian yang membutuhkan.
Dengan adanya bantuan Baksos Serbuan Air ini, diharapkan mampu mengatasi kekurangan air yang dapat menyebabkan kerugian pada tanaman padi dan menjamin kelancaran produksi padi di wilayah setempat.
Dandim 0720/Rembang Letkol Inf Yudhi Yahya menyampaikan pentingnya kerja sama antara TNI Kodim 0720/Rembang dan masyarakat dalam menghadapi masalah kekeringan. Selain itu, juga menekankan bahwa kegiatan serbuan air ini adalah salah satu upaya nyata dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat kekeringan.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat dan lingkungan di wilayah Rembang dengan mengirimkan serbuan bantuan air untuk nantinya dapat membantu petani yang saat ini mengalami kekeringan,” ujar Letkol Inf Yudhi Yahya.
Kegiatan Baksos Serbuan Air ini juga sejalan dengan program Pemerintah yang menekankan pentingnya ketahanan pangan dan sektor pertanian. Dalam hal ini, komoditas padi menjadi fokus utama dalam upaya menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang.
Partisipasi dan kerja sama antara Kodim 0720/Rembang, Dintanpan, BPBD, PMI, dan BRI merupakan contoh konkret dari sinergi dalam mengatasi masalah kekeringan. Diharapkan dengan adanya kegiatan serbuan air ini, masalah kekurangan air di wilayah Kaliori dapat teratasi sehingga produksi padi dapat berjalan dengan baik dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya.
Kodim 0720/Rembang dan BPBD terus berkomitmen untuk mengambil peran aktif membantu masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan di wilayah Kaliori.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang (Ex Officio) Fahrudin melalui Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Rembang Sri Jarwati mengatakan, saat ini wilayah Kaliori sudah mengalami kekeringan.
“Bantuan air dari Kodim yang bekerja sama dengan BPBD dan stakeholder lainnya diharapkan mampu membantu masyarakat, sehingga tanaman mereka bisa terselamatkan. Sinergitas dari para stakeholder ini adalah harapan dari masyarakat. Ketika ada bencana, itu bukan hanya bagian dari BPBD atau lainnya saja. Namun, bencana adalah sebagai bentuk tanggung jawab dari kita semua,” tegasnya. (Lingkar Network | Vicky Rio – Lingkarjateng.id)





























