JEPARA, Lingkarjateng.id – Bupati Jepara, Witiarso Utomo, memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) bersinergi dengan Polres Jepara untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik melalui beberapa pos pelayanan.
Hal itu dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Tengah mengenai keamanan dan kenyamanan para pemudik.
“Sebab letak Jepara yang berada di ujung utara Pulau Jawa ini tidak menjadi lintasan para pemudik di berbagai daerah. Sehingga fokus utama dapat diletakkan di titik ramai di daerah wisata, berdasarkan pengalaman di tahun sebelumnya,” katanya saat memimpin rapat koordinasi High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jepara, dalam rangka kesiapsiagaan bulan Ramadhan dan menyambut Idul Fitri 1446 Hijriah di Gedung Shima, Selasa, 18 Maret 2025.
Bupati Jepara yang akrab disapa Wiwit itu juga ingin memastikan stabilitas harga bahan pokok serta kelancaran distribusi jelang lebaran 2025.
Hal tersebut mengacu pada surat edaran nomor S76/M. EKON/02/2025 yang dikeluarkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI pada tanggal 28 Februari 2025 yang menekankan pentingnya pengendalian inflasi dan stabilitas harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
“Kita perlu mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang Idul Fitri. Selain karena peningkatan permintaan, kondisi geografis, dan cuaca Kabupaten Jepara yang dapat menghambat distribusi, jangan sampai dimanfaatkan oleh para spekulan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Edy Sujatmiko, telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok jelang lebaran.
Menurutnya, Pemkab Jepara telah melakukan kerja sama antardaerah dengan sejumlah kabupaten/kota untuk memenuhi sejumlah bahan pokok seperti cabai dan bawang merah.
Selain itu, Edy juga melaporkan bahwa stok beras dan gula di Kabupaten Jepara mengalami surplus. Sehingga, diharapkan stok tersebut aman untuk menghadapi Idul Fitri 1446 Hijriah.
“Untuk para camat, apabila di wilayahnya ada jalan rusak segera foto dan laporkan ke Kepala DPUPR. Ini untuk mengantisipasi keamanan dan kenyamanan para pemudik,” ujar Edy.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Pemkab Jepara akan menggelar pasar murah jelang Idul Fitri. Beberapa program di pasar murah tersebut salah satunya adalah penukaran 2 gas melon 3 kilogram kosong ke 1 tabung gas isi 5,5 kilogram. Dengan pasar murah tersebut diharapkan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Lingkarjateng.id)






























