SEMARANG, Lingkarjateng.id – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah (Jateng) , tercatat angka inflasi year on year (yoy) Provinsi Jateng pada Mei 2024 sebesar 2,66 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,446.
Hal ini menunjukkan, kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng Sumarno, inflasi di Jateng secara yoy mengalami penurunan atau deflasi.
“Alhamdulillah bahwa angka inflasi kita bisa turun dibanding bulan kemarin,” ujarnya di Kantor BPS Jateng, Senin (3/6) sore.
Sumarno mengatakan, penyumbang inflasi di Provinsi Jateng lebih banyak ditopang dari kelompok makanan, terutama pada komoditas beras.
Lebih lanjut, Sumarno mengatakan harga beras yang tidak stabil di masa sebelum panen dan sesudah panen, memicu gejolak inflasi di Jateng.
“Jateng sebagai penghasil beras, tetapi sering diombang-ambing oleh inflasi dari beras. Sehingga kondisi ini juga menjadi PR bersama, supaya saat musim panen maupun belum panen tidak terjadi gejolak harga,” katanya.
Sumarno mengapresiasi semua stakeholder pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, atas berbagai upaya pengendalian inflasi yang dilakukan.
“Untuk menjaga inflasi di Jateng tetap terkendali, kita harus melakukan pemantauan rutin, supaya tahu mana-mana yang butuh tindak lanjut dan langkah-langkah upayanya sehingga kami minta temen-temen Kabupaten/Kota untuk aktif memantau perkembangan harga-harga,” katanya.
Saat ditanya mengenai antisipasi dari Pemprov Jateng terkait musim kemarau yang bisa berpengaruh terhadap nilai tukar petani, ia mengaku sudah memerintahkan Dinas Pertanian untuk mensosialisasikan sistem pola tanam.
Sementara itu, Kepala BPS Jateng, Dadang Hardiwan,menjelaskan komoditas yang menjadi faktor penyumbang inflasi diantaranya beras, daging ayam ras, tomat, angkutan antarkota, cabai rawit, tarif kereta api, bayam, pisang, dan telepon seluler.
Sedangkan komoditas yang memberikan andil deflasi, yaitu cabai merah, telur ayam ras, bawang merah, emas, dan sigaret kretek mesin (SKM). (Lingkar Network | Rizky Syahrul Al-Fath – Lingkarjateng.id)































