JEPARA, Lingkarjateng.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Junarso, bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar sekolah lapang budi daya ayam petelur bagi Kelompok Tani (Poktan) Murih Raharjo 1 di Desa Klepu, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rolet Desa Klepu tersebut diikuti 22 anggota kelompok ternak ayam petelur. Sekolah lapang juga dihadiri perwakilan DKPP Jepara, perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Keling. Kemudian Ketua Poktan Murih Raharjo 1, Waskito, bersama sekretaris dan bendahara kelompok.
Junarso mengatakan, melalui sekolah lapang, peternak dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan budi daya ayam petelur.
Menurutnya, pengelolaan peternakan yang baik perlu didukung pemahaman mengenai pemeliharaan, pemberian pakan, kesehatan ternak, hingga pengelolaan produksi.
“Melalui sekolah lapang ini, kami berharap para peternak mendapatkan tambahan pengetahuan yang bisa langsung diterapkan. Dengan pengelolaan yang tepat, budi daya ayam petelur berpeluang menjadi usaha produktif yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pengembangan peternakan di tingkat kelompok perlu mendapat dukungan melalui pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan.
Karena itu, sinergi dengan DKPP serta penyuluh pertanian penting agar peternak dapat mengatasi kendala teknis dan mengembangkan usahanya secara lebih terarah.
Junarso berharap Poktan Murih Raharjo 1 dapat memanfaatkan kegiatan sekolah lapang sebagai ruang belajar bersama untuk memperkuat kemampuan anggota dan meningkatkan keberlanjutan usaha peternakan.
“Yang terpenting, ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi diterapkan dalam praktik sehari-hari. Harapannya, kelompok semakin mandiri, produktivitas meningkat, dan usaha ayam petelur memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya,” imbuhnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Ulfa



























