Blora (lingkarjateng.id) – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah kabupaten Blora bagian selatan mengakibatkan banyak warga terserang penyakit. Akibatnya pasien di rumah sakit Samin Surosentiko Randublatung membludak dan belum mendapatkan ruang rawat inap.
Dari pantauan di lapangan sejumlah pasien masih memenuhi ruang instalasi gawat darurat rumah sakit Samin Surosentiko Randublatung. Mereka masih harus menunggu 1 sampai 2 hari untuk bisa mendapatkan ruang rawat inap.
Salah seorang pasien, Lisa, mengatakan, bahwa dirinya harus menunggu hingga 24 jam di IGD untuk bisa mendapatkan ruangan. Hal ini disebabkan karena banyaknya jumlah pasien yang membutuhkan penanganan medis.
“Ini anak saya harus menunggu hingga 24 jam untuk bisa masuk dan mendapatkan perawatan medis di ruang rawat inap,” ujarnya.
Disisi lain, ia juga mengaku mendapatkan pelayanan yang ramah serta baik dari sejumlah perawat yang ada. “Meski harus menunggu tetapi pelayanan di rumah sakit ini sudah sangat baik sehingga kami tidak terlantar,” ucapnya.
Sementara itu direktur rumah sakit Samin Surosentiko, Hartono mengungkapkan bahwa sebanyak 43 tempat tidur (TT) semuanya telah penuh oleh pasien. Sehingga bagi pasien baru terpaksa harus berada di IGD untuk sementara waktu untuk bisa mendapatkan penanganan medis.
“Memang benar pasien yang berada di IGD masih harus menunggu 12 hingga 24 jam menunggu ruangan kosong untuk bisa masuk di ruang rawat inap,” ungkapnya.
Menurutnya kondisi ini sudah terjadi sejak tiga pekan terakhir. Diduga penyakit yang rata-rata dialami oleh pasien merupakan imbas dari cuaca yang sangat ekstrem belakangan ini. “Mereka rata-rata mengidap panas, influenza dan juga gangguan pernafasan,” jelasnya.
Menurutnya, bagi pasien yang sudah masuk di IGD, untuk bisa sabar menunggu untuk sementara waktu sampai bisa mendapatkan ruangan. Pihaknya juga mengoptimalkan beberapa ruangan untuk bisa menampung para pasien.
“Kami juga terpaksa maksimalkan ruangan isolasi. Agar pasien bisa mendapatkan penanganan medis yang lebih nyaman,” tambah Hartono.
Tahun depan untuk bisa menampung lebih banyak pasien, pihak rumah sakit saat ini juga mendapatkan tambahan gedung yang nantinya akan digunakan untuk ruangan rawat inap.
“Kemungkinan ada tambahan 20 tempat tidur lagi. Kedepan total ada sekira 74 TT,” pungkasnya. (Lingkar Network/Hanafi)***
Editor : Adi Arfian































