PATI, Lingkarjateng.id – Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo meminta Pemerintah Kabupaten Pati lebih selektif memilih rekanan pengadaan barang jasa.
Menurut informasi yang ia terima, diketahui asistensi dari KPK dikarenakan adanya laporan dugaan kesalahan dalam pengadaan barang jasa tahun anggaran 2025 kemarin.
“Kita harus menunggu asistensi dari KPK sehingga pengerjaannya benar. Bukan (dikerjakan) oleh orang yang tidak bertanggungjawab, atau CV baru menguasai satu pekerjaan menang-menangan kan tidak bisa,” kata Bandang, Selasa, 7 April 2026.
Ia juga meminta Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra untuk terbuka terkait rekanan yang akan mengerjakan infrastruktur jalan.
Dirinya juga mengajak, masyarakat dan wartawan untuk ikut mengawasi proyek pembangunan daerah.
“Masyarakat harus tahu CV-nya apa miliknya siapa pengerjaannya seperti apa. Saya harap tidak hanya masyarakat, teman-teman media juga harus mengawal benar tidak prosesnya mulai lelang,” tandasnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar































