REMBANG, Lingkarjateng.id – Setelah empat kali diperpanjang sejak Januari 2026, pendaftaran calon Ketua Umum KONI Kabupaten Rembang akhirnya resmi ditutup pada Jumat, 20 Februari 2026. Di detik-detik akhir masa pendaftaran, hanya satu nama yang muncul dan menyatakan kesiapannya memimpin olahraga di Kota Garam.
Sosok tersebut adalah Suswantoro (67), mantan camat yang juga pernah menjabat Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Rembang. Pria yang tinggal di Perumahan Desa Mondoteko, Kecamatan Rembang itu resmi mengembalikan formulir pendaftaran sekaligus melengkapi seluruh persyaratan administrasi.
Ketua Tim Jaring Saring Calon Ketua Umum KONI Kabupaten Rembang, Purwadi Samsi, menjelaskan bahwa seluruh berkas Suswantoro telah diverifikasi dan dinyatakan lengkap.
“Beliau sudah mengambil formulir, kemudian mengembalikan dan melengkapi semua persyaratan. Pernah menjadi pengurus cabang olahraga, ada SKCK, surat keterangan sehat, dan keterangan bebas narkoba. Jadi sudah mendaftar satu orang, atas nama Bapak Suswantoro, SE.,” terang Purwadi, didampingi pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Purwadi mengatakan hasil penjaringan tersebut selanjutnya akan dilaporkan ke tingkat provinsi, yakni KONI Jawa Tengah. Tahapan berikutnya adalah pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari 2026.
Ia menyebut Musorkablub kali ini hanya mengagendakan pemilihan Ketua Umum untuk melanjutkan sisa masa bakti hingga 2027. Kekosongan jabatan terjadi setelah Ketua Umum sebelumnya, Afif Hartiyadi, mengundurkan diri.
“Untuk pengurus yang ada sekarang, tinggal melanjutkan sampai periode masa bakti selesai,” imbuh Purwadi.
Selain melanjutkan kepengurusan, Ketua Umum terpilih nantinya juga harus segera menunjuk sekretaris baru. Pasalnya, Sekretaris KONI Rembang sebelumnya, Maruli Dwi Ronisa, juga telah mengundurkan diri.
Tantangan berat pun sudah menanti. Ketua terpilih akan langsung dihadapkan pada persiapan keikutsertaan Kabupaten Rembang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah 2026 yang digelar di Semarang Raya tahun ini. Kebutuhan anggaran untuk Porprov diperkirakan mencapai Rp3 miliar.
Sepinya peminat kursi Ketua Umum KONI disebut-sebut tak lepas dari besarnya tanggung jawab tersebut, terutama dalam menyiapkan pembiayaan dan memastikan prestasi atlet tetap terjaga.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Umum KONI Kabupaten Rembang, Zaenal Arifin “Gondes”, memastikan dirinya tidak maju dalam bursa pencalonan.
“Saya siap membantu, tanpa harus maju menjadi Ketua Umum KONI,” tandasnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Rosyid






























