Jepara (lingkarjateng.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali menghadirkan ruang syiar sekaligus penguatan ekonomi rakyat melalui Festival Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Alun-Alun I Jepara, pada Jumat (20/2/2026).
Bazar ini digelar selama dua pekan, mulai 20 Februari hingga 6 Maret 2026, sekitar 20 stan UMKM menampilkan beragam produk, mulai dari kuliner khas berbuka puasa, fesyen muslim, hingga kebutuhan Ramadan lainnya.
Festival dibuka oleh Wakil Bupati Jepara, M Ibnu Hajar (Gus Hajar) mewakili Bupati Jepara. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, mulai dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, anggota DPRD Jepara, hingga perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Jepara.
Gus Hajar mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat spiritualitas sekaligus solidaritas sosial. Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian ibadah puasa berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi warga Jepara.
“Ramadhan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan berbagi dan memperkuat persaudaraan. Kami berharap suasana kondusif dan semangat kebersamaan terus terjaga,” ujarnya.
Dijelaskan bahwa, Festival Ramadan tahun ini dirancang untuk mendukung visi pembangunan daerah bertajuk UMKM Jepara Naik Kelas. Data pemerintah daerah mencatat, jumlah pelaku UMKM di Jepara mencapai sekitar 80 ribu unit yang tersebar di berbagai sektor usaha.
Dirinya juga berharap bazar tersebut mampu meningkatkan omzet pelaku usaha sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal, terutama pada sore hari menjelang berbuka.
“Kami ingin festival ini memberi dampak nyata bagi pelaku usaha kecil agar bisa berkembang dan naik kelas,” tegasnya.
Tak hanya menghadirkan aktivitas ekonomi, Festival Ramadhan juga diisi dengan penyaluran santunan kepada 61 anak yatim piatu. Sebanyak 16 anak menerima bantuan secara simbolis, dengan dukungan Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Jepara.
Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga nilai empati dan kepedulian selama bulan suci Ramadan. ***
Jurnalis : Tomi Budianto
Editor : Fian





























