SALATIGA, Lingkarjateng.id – Salatiga Creative Fest yang digelar di sepanjang Jalan Langensuko dan Jalan Margosari, resmi dibuka oleh Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, Kamis sore, 19 Februari 2026.
Mengangkat tema Ramadhan Ceria, UMKM Berdaya, festival ini diikuti 150 pelaku UMKM dengan ragam produk, mulai dari kuliner, minuman segar, aksesori dan lainnya.
Salatiga Creative Fest langsung dipadati warga yang antusias ngabuburit sambil berburu produk UMKM. Ini menjadi bukti bahwa Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga saat yang tepat untuk menggerakkan ekonomi, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan optimisme UMKM di Kota Salatiga.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga Bayu Joko Mulyono mengatakan, event ini digelar selama hampir satu bulan,dari 19 Februari hingga 20 Maret 2026. Ia menilai event Ini merupakan agenda Ramadhan terpanjang di Kota Salatiga.
“Durasi pelaksanaan yang cukup panjang diharapkan mampu memberi dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi lokal,” katanya.
Tak hanya transaksi ekonomi, suasana festival semakin meriah dengan penampilan Tari Sufi dan band lokal yang menghibur warga menjelang waktu berbuka. Aksi sosial juga mewarnai pembukaan melalui penyerahan paket sembako dari Baznas Kota Salatiga dan Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (Pakasa) Kota Salatiga.
Sementara itu, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menegaskan, bahwa Creative Fest bukan sekadar bazar musiman, melainkan ruang kolaborasi untuk mendorong UMKM naik kelas. Ia berharap di akhir kegiatan dilakukan evaluasi menyeluruh, terutama terkait peningkatan omzet, kualitas produk, hingga daya saing pelaku usaha.
“Harapannya bukan hanya ramai pengunjung, tetapi juga ada peningkatan income dan kualitas produk UMKM kita,” ujarnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S






























