Kota Singkawang selama ini identik dengan kemeriahan Festival Tatung dan nuansa arsitektur Tionghoa yang kental. Namun, di balik reputasinya sebagai “Kota Seribu Kelenteng”, Singkawang juga menyimpan bentang alam yang unik.
Secara geografis, wilayah ini berada di antara perbukitan karst dan pesisir Laut Natuna, menciptakan lanskap alam yang beragam dalam satu kawasan.
Mulai dari hutan tropis, pantai berbatu granit, hingga danau eksotis berwarna biru, berikut lima destinasi wisata alam di Singkawang menurut dlhkotasingkawang.org.
1. Cagar Alam Raya Pasi (Gunung Sari)
Cagar Alam Raya Pasi menjadi salah satu kawasan konservasi penting di Singkawang. Area ini mencakup pegunungan dengan tutupan hutan tropis yang masih lebat dan relatif terjaga.
Cagar alam ini dikenal sebagai habitat berbagai flora dan fauna endemik. Salah satu daya tarik utamanya adalah bunga langka Rafflesia tuan-mudae yang dapat ditemukan mekar pada waktu-waktu tertentu. Selain itu, tersedia sumber air alami dan jalur pendakian yang menantang bagi pecinta trekking dan eksplorasi alam.
Suasana yang masih asri menjadikan kawasan ini pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati ketenangan hutan tropis Kalimantan.
2. Pantai Batu Burung
Berbeda dari pantai berpasir pada umumnya, Pantai Batu Burung menawarkan panorama unik berupa hamparan batu granit raksasa yang menjorok ke laut. Terletak di Kelurahan Sedau, pantai ini menjadi salah satu spot favorit wisatawan lokal maupun luar daerah.
Sebuah jembatan kayu panjang membentang dari daratan menuju gugusan batu di tengah laut. Area ini kerap dimanfaatkan pengunjung untuk memancing atau menikmati pemandangan matahari terbenam yang dramatis. Perpaduan cahaya senja dan siluet batu granit menciptakan suasana yang fotogenik.
3. Sinka Island Park dan Pulau Simping
Sinka Island Park merupakan kawasan wisata terpadu yang memadukan pantai, taman rekreasi, serta akses menuju pulau kecil bernama Pulau Simping.
Pulau Simping dikenal luas sebagai salah satu pulau terkecil di dunia. Pengunjung dapat menyeberang melalui jembatan kayu saat air laut surut. Di sekitarnya, tebing batu dan pantai yang relatif tenang menjadikan kawasan ini cocok untuk wisata keluarga maupun aktivitas santai di tepi laut.
Kombinasi panorama pesisir dan fasilitas rekreasi membuat lokasi ini menjadi salah satu destinasi paling populer di Singkawang.
4. Tanjung Bajau
Tanjung Bajau menawarkan perpaduan wisata perbukitan dan pantai dalam satu kawasan. Terletak di kaki bukit, area ini memiliki formasi batuan besar yang membingkai garis pantai secara alami.
Dari puncak bukit, pengunjung dapat menyaksikan panorama garis pantai Singkawang yang membentang luas dengan latar belakang pulau-pulau kecil di kejauhan. Udara di kawasan ini terasa lebih sejuk, sehingga cocok untuk menikmati pemandangan tanpa terganggu panas terik.
Tanjung Bajau kerap menjadi pilihan wisatawan yang ingin berburu spot foto dengan sudut pandang ketinggian.
5. Danau Biru Bekas Penambangan
Fenomena unik lainnya di Singkawang adalah Danau Biru Singkawang. Danau ini terbentuk dari bekas aktivitas penambangan emas yang kemudian terisi air hujan dan air tanah.
Airnya berwarna biru pekat yang kontras dengan tanah putih di sekelilingnya, menciptakan lanskap yang eksotis dan estetis. Meski demikian, pengunjung tidak disarankan untuk berenang karena kandungan mineral tertentu di dalam air.
Secara visual, Danau Biru menjadi lokasi favorit bagi pecinta fotografi, terutama saat cuaca cerah dengan langit biru terbuka.
Keberagaman lanskap alam menjadikan Singkawang bukan sekadar kota budaya, tetapi juga destinasi wisata alam yang lengkap. Dari hutan tropis hingga pesisir berbatu, setiap sudutnya menawarkan pengalaman berbeda.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan kombinasi wisata budaya dan petualangan alam dalam satu perjalanan, Singkawang adalah pilihan yang patut dipertimbangkan.






























