SEMARANG, Lingkarjateng.id – Tim SAR berhasil menemukan Nadia Eka, korban hanyut di aliran Sungai Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, pada hari keenam pencarian, Minggu, 15 Februari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, Nadia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kasi Operasi Basarnas Semarang, Moel Wahyono, menyampaikan bahwa jenazah Nadia ditemukan kurang lebih delapan kilometer dari titik awal kejadian.
Saat ditemukan, kata Wahyono, posisi korban berada di tepi sungai dalam kondisi tertutup ranting dan tumpukan sampah.
“Sudah ditemukan sekitar jam 14.30-an. Ditemukan di darat, di pinggiran, tertutup ranting-ranting dan sampah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, derasnya arus sungai saat banjir terjadi membuat korban terbawa cukup jauh.
Menurutnya, ketika insiden berlangsung, debit air di Sungai Karangmalang meningkat tajam akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Mijen dan sekitarnya.
Wahyono mengatakan proses penemuan jenazah Nadia melibatkan tim SAR gabungan bersama warga sekitar.
Ia menyebut warga yang pertama kali melihat keberadaan korban langsung melaporkannya kepada petugas di lokasi.
Setelah dilakukan evakuasi, jenazah korban segera diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian resmi ditutup.
“Setelah evakuasi dan diserahkan ke keluarga, otomatis operasi SAR kami tutup,” tuturnya.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid






























