Salatiga (lingkarjateng.id) – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Salatiga selama bulan Ramadhan masih menunggu arahan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Muh Nasirudin menyampaikan, bahwa pihaknya belum dapat menyusun pengaturan teknis. Sebab seluruh mekanisme distribusi MBG berada di bawah koordinasi BGN dan SPPG.
Menurutnya, Dinas Pendidikan akan mengikuti sepenuhnya keputusan pemerintah pusat, termasuk waktu penyaluran dan bentuk menu yang akan diberikan kepada siswa selama Ramadhan.
“Sejauh ini belum ada pemberitahuan dari BGN. Prinsipnya kami mengikuti jadwal yang ditentukan oleh BGN maupun SPPG. Soal jadwal kita manut,” kata Nasirudin saat ditemui, Sabtu 14 Februari 2026.
Meski begitu, kata dia, Disdik Salatiga telah menyampaikan harapan agar menu MBG selama Ramadhan bisa disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang menjalankan ibadah puasa. Pihaknya mengusulkan opsi yakni makanan kering atau makanan yang memiliki daya tahan lebih lama.
Hal tersebut dimaksudkan agar makanan tetap layak dikonsumsi hingga waktu berbuka puasa. Terlebih, jam pulang sekolah tetap berjalan seperti biasa bagi siswa muslim.
“Kami berharap arahan segera diterbitkan agar program MBG tetap berjalan optimal tanpa mengurangi aspek keamanan dan kelayakan konsumsi,” tutur Nasirudin.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Salatiga, Yati Kurniawati, mengatakan hingga kini belum ada jadwal khusus terkait penyesuaian MBG selama Ramadhan maupun edaran libur dari Dinas Pendidikan.
“Kami menyesuaikan jadwal dari SPPG. Harapan kami kalau Ramadhan jenis makanannya kering. Kalau makanan basah dikhawatirkan sudah tidak layak saat dikonsumsi malam hari,” ujarnya.
Dengan belum turunnya petunjuk teknis, sekolah belum bisa menetapkan pola distribusi maupun mekanisme penyimpanan makanan bagi siswa. “Soal teknis kami menyesuaikan saja,” ucapnya.***
Jurnalis : Angga Rosa
Editor : Fian































