KENDAL, Lingkarjateng.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Kendal, Yanuar Fatoni menyampaikan salah satu akses jembatan di Desa Gedong juga menjadi sasaran kegiatan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127.
Kepala Dispermasdes mendampingi Dandim 0715/Kendal melakukan peninjauan jembatan di Dusun Tempuran yang akan dilakukan pelebaran, Jumat 13 Februari 2026.
Yanuar Fatoni mengatakan, jembatan tersebut memiliki panjang 6 meter dengan lebar hanya 1,5 meter. Selama ini, jembatan itu menjadi akses penghubung utama bagi warga setempat.
Kondisi lebar yang terbatas dinilai kurang memadai sehingga perlu dilakukan pelebaran agar mobilitas masyarakat lebih mudah dan lancar.
“Jembatan ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler. Tujuannya adalah untuk melebarkan jembatan yang tadinya 1,5 meter menjadi 3 meter sehingga sesuai dengan jalan yang lebarnya 3 meter,” ujar Yanuar Fatoni.
Yanuar berharap, dengan dibangunnya jembatan tersebut melalui program TMMD Reguler ke-127 nantinya dapat menjadi akses utama masyarakat dalam kegiatan sehari-hari.
“Semoga nanti bisa menjadi akses utama yang dapat dimanfaatkan masyarakat di Dusun Tempuran,” harapnya.
Senada, Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan berharap, dengan diperlebar jembatan tersebut akses menjadi lebih luas serta memberikan rasa nyaman dan aman bagi warga yang melintas.
“Kita akan perlebar menjadi tiga meter, penghalang jembatan juga akan kita perbaiki agar lebih aman bagi masyarakat,” ujar Dandim.
Sementara, Kepala Desa Gedong Suwarno menerangkan pelebaran jembatan di Dusun Tempuran sangat dinantikan warga. Melalui program TMMD Reguler ke-127, pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita dalam rangka membuka akses warga yang berada di posisi pinggiran. Jadi tidak istilah desa di tengah, di pinggir atau di depan. Sehingga dengan terbangunnya jembatan itu dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan pemerataan pembangunan,” imbuhnya.
Sementara salah seorang warga Desa Gedong, Wiwin mengaku sangat menyambut baik upaya Pemerintah Kabupaten Kendal dan Kodim Kendal yang akan memperlebar jembatan di Dusun Tempuran tersebut.
“Kami sangat bersyukur tentunya. Karena kondisi akses jalan ini kan agak curam sehingga kalau jembatannya diperlebar jadi lebih aman dan akses warga menjadi lancar,” ujarnya. (adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar S































