BLORA, Lingkarjateng.id – Jembatan penghubung antardesa di Dusun Pojok, Desa Jetakwanger, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora rampung digarap.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengatakan proyek renovasi jembatan sepanjang 15 meter dan lebar 2,5 meter itu dikerjakan selama 40 hari.
“Ini rampung dikerjakan dalam waktu 40 hari, melalui sinergi antara personel Polri dan gotong royong warga,” ujarnya.
AKBP Wawan mengatakan renovasi jembatan di Dusun Pojok tersebut merupakan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah pusat untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam perekonomian dan akses.
“Jembatan Presisi di Desa Jetakwanger ini, semoga jembatan ini dapat memperlancar akses anak-anak sekolah dan warga sekitar,” harapnya.
Pihaknya mengapresiasi peran serta pemerintah desa dan warga dalam renovasi infrastruktur tersebut.
“Saya pribadi mengapresiasi kepada pemerintah desa dan warga, yang telah membantu anggota Polres Blora selama masa pengerjaan,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jetakwanger Suyono mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian dari jajaran Polres Blora.
Ia menyebut ebelum direnovasi, kondisi jembatan sangat memprihatinkan karena adanya longsor di sisi penyangga yang membahayakan keselamatan pelintas.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Kapolres. Jembatan ini adalah jalur utama. Sebelumnya kondisinya rusak dan longsor, sangat berisiko bagi anak-anak sekolah yang lewat. Sekarang warga tidak perlu was-was lagi saat melintas,” sambung Suyono.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa
































