BLORA, Lingkarjateng.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blora mencatat aparatur sipil negara (ASN) pensiun di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mencapai 700 pegawai setiap tahun.
Kepala Badan BKPSDM Blora, Heru Eko Wiyono, menyampaikan kebutuhan Analisis Beban Kerja (ABK) ASN kabupaten Blora akan mengalami kekosongan di struktural tingkat kabupaten hingga kecamatan.
“Di Pemkab Blora Pensiun tiap tahunnya ada 700 ASN pensiun,” ujar Heru, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia mengatakan pada bulan April mendatang tercatat akan ada 60 pegawai yang pensiun.
Selain itu, dalam waktu dekat terdapat beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hingga struktural kecamatan yang pensiun, yaitu Sekda Blora, Kepala Bapperida, Camat Kunduran, hingga Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Bogorejo.
Heru menambahkan, Wilayah Blora selatan sebenarnya menjadi perhatian. Pasalnya, di tahun ini ada beberapa pegawai struktural di tingkat kecamatan yang masa pengabdiannya sudah habis.
“Wilayah selatan Blora, masa jabatannya sudah habis, jadi banyak yang kosong, seperti kecamatan Kradenan, struktural tinggal 3 kurang 4, Kecamatan Jati juga,” tambahnya
Menurutnya, kondisi saat ini menjadi dilema bagi Pemkab Blora. Pasalnya, ABK di Pemkab Blora memiliki angka ideal di 14.000 pegawai, sementara di tahun ini hanya berkisar 12.367 pegawai.
“Total itu sudah dari PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja),” terangnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid


































