KENDAL, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Kendal, bersama jajaran TNI Kodim 0715/Kendal dan Pemerintah Desa Gedong melakukan survei lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 dilanjutkan rapat koordinasi di Desa Gedong, Kecamatan Patean pada Kamis, 5 Januari 2026.
Survei lokasi tersebut untuk memantapkan sejumlah persiapan baik lokasi dan perlengkapan lainnya yang akan menjadi sasaran kegiatan TMMD Reguler 2026.
Perwakilan Kodim 0715/Kendal, Peltu Muhammad Saiful Arif, menjelaskan pihaknya bersama Pemkab Kendal terus melakukan koordinasi agar pelaksanaan seluruh kegiatan TMMD.
“Pembukaan akan digelar di Lapangan Desa Gedong pada 10 Fabruari 2026, sehingga kita persiapkan segala hal untuk pelaksanaan upacara pembukaan,” terangnya.
Rombongan Kodim juga menyurvei jalan yang kondisinya masih kurang bagus dan berlumpur yang rencananya dibangun dengan skema rabat beton.
“Kalau tadi kita lihat jalannya agak kurang bagus, masih becek. Mudah-mudahan nanti setelah dilaksanakan rabat beton menjadi bagus,” ungkapnya.
Subkor Pembangunan Desa dan Partisipasi Masyarakat pada Dispermasdes Kendal, Chairul Anwar, mengatakan persiapan pembukaan dan rangkaian kegiatan TMMD Reguler 2026 sudah cukup matang.
“Ini tadi kita survei lokasi, ini menindaklanjuti hasil rapat kemarin. Tadi misalnya dari protokoler survei yang harus melihat lapangan upacara dan tempat transit. Kemudian dari TNI juga melakukan setting peserta upacara letaknya dimana, pesertanya berapa dan lainnya,” terangnya.
Dalam rangkaian upacara pembukaan juga ada penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat sekitar hingga penyerahan administrasi kependudukan bagi TNI purna tugas.
“Nanti juga ada stan dari OPD termasuk pelayanan kesehatan, ada stand sosialisasi satu desa satu sarjana dari Disperinaker, penanaman pohon, kesenian kuda lumping dan lain sebagainya,” ujar Anwar.
Sementara Kepala Desa Gedong, Suwarno, menyampaikan pihaknya telah maksimal dalam mempersiapkan kegiatan pembukaan TMMD Reguler 2026.
“Kami sudah all out, tetapi kami masih akan terus evaluasi dengan harapan dapat meminimalisir kekurangan,” ungkapnya.
Kades Gedong mengaku bersyukur Desa Gedong menjadi lokasi TMMD Reguler 2026.
“Kami merasa bersyukur dan Alhamdulillah sekali. Kami terbantu dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa


































