PATI, Lingkarjateng.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati menggelar Pemilihan Pengurus untuk masa khidmat lima tahun ke depan pada Ahad, 13 Sya’ban 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 1 Februari 2026 Masehi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Institut Pesantren Matholi’ul Falah (IPMAFA), Margoyoso, Kabupaten Pati.
Pemilihan pengurus ini menjadi agenda strategis organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan GP Ansor Pati periode selanjutnya. Sidang Pleno IV yang digelar dalam rangkaian kegiatan pemilihan menjadi forum penentu bagi keberlanjutan program, konsolidasi kader, serta penguatan peran GP Ansor di tengah masyarakat.
Sebelum rangkaian pemilihan dimulai, Ketua GP Ansor Kabupaten Pati periode 2020–2025, Abdullah Safiq, secara resmi melaunching aplikasi AnsorStokis, sebuah platform marketplace berbasis komunitas yang digagas oleh Lembaga Ekonomi GP Ansor Pati sebagai upaya penguatan kemandirian ekonomi kader.
Launching aplikasi tersebut menandai komitmen GP Ansor Pati dalam mendorong transformasi digital di sektor ekonomi organisasi.
Dalam kesempatan itu, Abdullah Safiq juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pelaku UMKM terbaik dari kalangan kader GP Ansor sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan konsistensi mereka dalam mengembangkan usaha secara mandiri.

Abdullah Safiq menyampaikan bahwa AnsorStokis hadir sebagai ikhtiar nyata GP Ansor Pati untuk membangun ekosistem ekonomi kader yang saling terhubung, saling menguatkan, dan berkelanjutan. Menurutnya, kemandirian organisasi tidak hanya ditopang oleh kekuatan ideologi dan kaderisasi, tetapi juga oleh kemandirian ekonomi yang dikelola secara profesional.
“AnsorStokis ini bukan sekadar aplikasi jual beli, tetapi wadah usaha milik kader Ansor agar bisa diakses oleh sesama anggota dan masyarakat luas. Ini adalah ruang kolaborasi ekonomi yang dibangun atas dasar kejujuran, amanah, dan gotong royong,” ujarnya.
Aplikasi AnsorStokis.id dirancang sebagai marketplace berbasis Consumer to Consumer (C2C) yang memfasilitasi transaksi jual beli, pengelolaan produk, sistem reseller dan stokis, serta kolaborasi antar pelaku usaha di lingkungan GP Ansor.
Platform ini dapat diakses secara daring dan memungkinkan setiap kader untuk membuka toko, memasarkan produk atau jasa, serta mengembangkan jaringan usaha secara lebih tertata.
Menariknya, AnsorStokis tidak mengambil keuntungan dari setiap transaksi yang terjadi. Aplikasi ini hanya menyediakan sistem dan rekening bersama yang diperuntukkan bagi infaq pengembangan dan perawatan aplikasi, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh para kader.
Abdullah Safiq juga mengajak seluruh kader GP Ansor, baik di Kabupaten Pati maupun di wilayah lain, untuk ikut menggunakan, menjaga, dan merawat aplikasi AnsorStokis sebagai aset bersama organisasi.
“Aplikasi ini milik kader, untuk kader. Maka keberlanjutannya sangat bergantung pada partisipasi aktif kita semua. Mari kita gunakan, kita rawat, dan kita kembangkan bersama agar benar-benar menjadi sumber kekuatan ekonomi Ansor,” tegasnya.
Dengan dilaksanakannya pemilihan pengurus dan peluncuran AnsorStokis, GP Ansor Kabupaten Pati menegaskan komitmennya untuk terus bergerak adaptif terhadap perubahan zaman, memperkuat konsolidasi organisasi, serta membangun kemandirian ekonomi kader sebagai bagian dari pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.





























