BLORA, Lingkarjateng.id – Objek wisata Noyo Gimbal View di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, mengalami lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Rata-rata jumlah pengunjung mencapai sekitar 1.000 orang per hari.
Kendati demikian, secara tahunan total kunjungan dan pendapatan mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kasidin, Pengelola Noyo Gimbal View mencatat, sepanjang 2024 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 500.552 orang dengan total pendapatan lebih dari Rp 3 miliar.
Sementara pada 2025, jumlah kunjungan diperkirakan turun menjadi sekitar 300 ribu orang, dengan pendapatan berada di kisaran Rp1,5 miliar.
Meski demikian, momentum libur akhir tahun kembali mendongkrak angka kunjungan.
Kasidin mengatakan selama Desember 2025 terjadi peningkatan signifikan. Pada minggu pertama tercatat 2.417 pengunjung, minggu kedua 2.122 pengunjung, Kamis 18 Desember mencapai 1.179 pengunjung, dan puncaknya terjadi pada 21 Desember 2025 dengan jumlah pengunjung mencapai 3.280 orang.
Dari data tersebut, kata dia, rata-rata kunjungan harian mendekati 1.000 orang.
Pengelola menyebut, tingginya curah hujan menjadi salah satu faktor utama penurunan kunjungan secara akumulatif sepanjang 2025.
“Musim hujan cukup berpengaruh terhadap minat kunjungan wisatawan,” ujar Kasidin, Kamis, 1 Januari 2025.
Dampak penurunan kunjungan juga dirasakan pada sektor ketenagakerjaan, yang mana wisata tersebut memberdayakan masyarakat. Pada 2024, Noyo Gimbal View menyerap sekitar 90 tenaga kerja dari desa setempat, namun angka itu turun signifikan di tahun ini.
“Namun pada 2025, jumlah tenaga kerja berkurang menjadi sekitar 40 hingga 50 orang,” katanya.
Noyo Gimbal View merupakan wisata buatan yang berdiri di atas tanah bengkok desa seluas 1,8 hektare, yang sebelumnya merupakan lahan persawahan. Objek wisata ini mulai beroperasi pada Juni 2023 dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Bangsri.
Sejak mulai beroperasi hingga akhir 2024, total kunjungan tercatat mencapai 666.150 pengunjung. Pada tahun pertama berdiri atau tahun 2023, jumlah kunjungan mencapai 122.534 orang. Sementara hingga Januari 2025, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 43.064 orang.
Harga tiket masuk saat ini dipatok sebesar Rp2.000–Rp2.500 per orang.
Saat ini, Noyo Gimbal View memiliki 11 wahana permainan, dengan wahana kereta sawah menjadi yang paling diminati pengunjung.
Ke depan, pengelola berencana melakukan inovasi dan peremajaan wahana, termasuk penambahan fasilitas penginapan, meski masih terkendala biaya.
Selain mendorong sektor pariwisata, keberadaan Noyo Gimbal View diharapkan mampu menggerakkan perekonomian desa, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pelaku UMKM.
Pada 2025, sekitar 25 persen pendapatan wisata dikelola oleh BUMDes untuk mendukung pembangunan desa.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Sekar S

































