DEMAK, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak menggelontorkan Rp5,5 miliar untuk perbaikan drainase demi mengurangi risiko banjir di wilayah perkotaan.
Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Demak, Naning Prihatiningrum, mengatakan sedikitnya terdapat tujuh titik drainase besar yang menjadi fokus penanganan.
Tujuh titik drainase tersebut, yakni Makam Pahlawan hingga Kalicilik, kawasan Bhayangkara, Sultan Fatah, serta beberapa titik lain yang tersebar di sejumlah wilayah.
“Drainase lama yang sudah tidak berfungsi kita perbaiki agar kembali bisa dimanfaatkan. Misalnya saluran yang mampet atau tertutup bangunan dan jalan, itu kita normalkan kembali. Rata-rata jalurnya memang sudah ada,” jelasnya.
Naning menyampaikan banyak saluran yang tidak berfungsi menjadi salah satu pemicu banjir saat hujan deras mengguyur wilayah perkotaan. Berdasarkan pemetaan dan kajian yang dilakukan, banjir kerap terjadi karena daya tampung saluran yang kecil, saluran terputus, atau tidak mampu menahan debit air tinggi.
“Ketika saluran tidak berfungsi atau kapasitasnya kecil, otomatis air tidak bisa tertampung. Begitu juga jika salurannya putus, air tidak dapat mengalir dengan baik,” terangnya.
Naning menargetkan seluruh pekerjaan rehabilitasi dan perbaikan drainase dapat rampung pada akhir 2025. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pengendalian banjir yang belakangan sering melanda sejumlah titik di Kabupaten Demak.
“Tujuan utamanya tentu untuk pengendalian banjir, karena akhir-akhir ini Demak Kota sering mengalami genangan dan salah satu penyebabnya adalah aliran drainase yang kurang berfungsi,” terangnya.
Perbaikan drainase juga diharapkan mendukung penataan kota. Dia menyebut kondisi saluran yang lebih baik dan diperkuat oleh struktur talud, kualitas jalan dapat meningkat dan lingkungan menjadi lebih tertata.
“Secara estetika, masyarakat juga akan lebih terbantu dalam menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.
Jurnalis: Burhanuddin Aslam
Editor: Ulfa
































