KUDUS, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Kudus akan tetap mengosongkan Pasar Bitingan Kudus meski menuai penolakan para pedagang.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Djati Solechah, pemerintah akan menggunakan Pasar Bitingan dalam proyek pengembangan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus sebagai rumah sakit baru bertaraf internasional.
Rencananya, area Pasar Bitingan akan dikembangkan menjadi lahan parkir rumah sakit. Oleh karena itu pemerintah segera mengosongkan aktivitas pedagang.
“Intinya pemkab saat ini solusinya ya memang pindah ke Pasar Saerah karena keterbatasan anggaran,” kata Djati, Rabu, 3 Desember 2025.
Pedagang Pasar Bitingan Kudus Ngotot Minta Dibangunkan Pasar Baru
Djati menjelaskan relokasi pedagang Pasar Bitingan dilakukan karena rumah sakit baru akan segera dibangun. Selain itu, kondisi pedagang yang sering berjualan hingga ke area trotoar selama ini dikeluhkan masyarakat.
“Semua pedagang Pasar Bitingan kami minta pindah ke Pasar Saerah baik itu yang berjualan di dalam maupun di luar pasar. Ini keberadaan pasar tersebut tidak representatif untuk pengembangan rumah sakit,” tuturnya.
Pihaknya menargetkan, seluruh pedagang Pasar Bitingan bisa segera pindah dalam waktu dekat. Menurutnya, jika pedagang pindah sekarang, justru menguntungkan karena saat ini mendekati momen tahun baru dan Hari Raya Idulfitri.
“Kalau pindah sekarang kan justru menguntungkan pedagang. Mereka bisa mulai membangun komunitas dengan pembeli karena pembeli pasti akan kesana menjelang lebaran nanti,” ungkapnya.
Pemkab Kudus juga menggratiskan biaya sewa kios maupun los di Pasar Saerah bagi pedagang Pasar Bitingan selama tiga bulan. Pemerintah juga memfasilitasi pedagang untuk bisa mendiskusikan harga sewa kios maupun los dengan pihak manajemen Pasar Saerah.
“Saat ini harga sewa untuk kios itu Rp50 ribu dan los Rp18 ribu itu sudah satu paket all in pemeliharaan, keamanan dan kebersihan. Akan tetapi harga itu belum final, pihak Pasar Saerah sudah mau nego diturunkan berapa harganya nanti disesuaikan,” paparnya.
Pedagang Sayur Pagi Pasar Bitingan Kudus Dibatasi Jualan Sampai Pukul 06.30
Pedagang Pasar Bitingan menyampaikan tidak mau relokasi ke Pasar Saerah saat audiensi dengan Bupati Kudus pada Selasa, 2 Desember 2025.
Menurut Djati, salah satu penolakan pedagang karena sewa kios di Pasar Saerah mahal. Mereka berkenan pindah jika dibangunkan pasar baru.
“Prinsipnya mereka masih menuntut pemerintah daerah untuk membangunkan pasar baru sendiri,” katanya.
Pedagang juga meminta dibangunkan pasar baru yang lokasinya tak jauh dari Pasar Bitingan. Namun, menurutnya anggaran pemerintah minim seban Lokasi yang dimaksud bukan di lahan milik pemerintah.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa
































