BLORA, Lingkarjateng.id – Dapur utama Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) di Kabupaten Blora menghentikan operasional dan pendistribusian paket menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sejak Senin, 24 November 2025.
Dugaan sementara, penghentian operasional di dapur utama SPPG Blora tersebut karena anggaran belum dicairkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Saat dipantau pada Kamis, 27 November 2025, tidak tampak aktivitas apa pun di lokasi SPPG tersebut. Pintu gerbang terkunci, sementara sejumlah mobil operasional terlihat terparkir rapi di halaman dapur.
Komandan Kodim Blora, Letkol Inf Agung Cahyono, membenarkan bahwa dapur tersebut sudah tidak beroperasi sejak awal pekan.
Ia menyebut informasi sementara yang diterima adalah dana program MBG belum masuk.
“Mulai Senin tidak operasional. Infonya dana belum masuk ke virtual account,” ujar Agung, Kamis, 27 November 2025.
Upaya konfirmasi kepada Koordinator Wilayah SPPG Blora yang juga menjabat sebagai kepala dapur belum membuahkan hasil.
Ketika didatangi, baik kantor maupun dapur dalam kondisi tertutup dan digembok dari luar.
Dapur utama SPPG Blora sebelumnya menjadi percontohan karena menjadi dapur pertama di Kabupaten Blora yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Saat peluncuran perdana pada 13 Januari 2025, dapur tersebut melayani sekitar 3.000 penerima manfaat.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid





























