PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – SD Negeri Depok, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, dinyatakan bebas dari penularan penyakit filariasis atau kaki gajah. Kepastian ini diperoleh setelah tim dari Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Yogyakarta melakukan survei dan pemeriksaan darah terhadap sejumlah siswa pada Rabu, 29 Oktober 2025.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari surveilans tahap ketiga yang dilakukan secara acak di beberapa wilayah di Kabupaten Pekalongan. Dalam pelaksanaannya, tim BLKM Yogyakarta didampingi petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan serta Puskesmas Lebakbarang.
Kepala SDN Depok, Tri Eko Hastuti, menjelaskan bahwa pihak sekolah sebelumnya telah menerima pemberitahuan terkait survei tersebut. Petugas kemudian melakukan pengambilan sampel darah terhadap 12 siswa kelas 1 dan 2, yang hasilnya dapat diketahui secara langsung di tempat.
“Tujuan survei ini untuk mengetahui apakah ada indikasi penularan filariasis di Kecamatan Lebakbarang yang diwakili oleh SDN Depok,” ujar Tri Eko Hastuti.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel darah dinyatakan negatif filariasis, sehingga SDN Depok dipastikan bebas dari penyakit tersebut. Dengan demikian, tidak diperlukan tindakan pemeriksaan lanjutan di sekolah tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi, petugas memberikan hadiah berupa buku tulis dan bolpoin kepada para siswa yang ikut berpartisipasi dalam pemeriksaan.
Tri Eko Hastuti menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan seluruh warga sekolah atas hasil tersebut.
“Alhamdulillah hasilnya negatif semua. Kami bersyukur dan berterima kasih karena SDN Depok yang termasuk sekolah terpencil telah terpilih menjadi bagian dari kegiatan penting ini,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar S































