KENDAL, Lingkarjateng.id – Kondisi alat berat yang dimiliki TPA Darupono Kendal masih kurang mendukung untuk penataan sampah. Dari tiga alat berat yang dimiliki, dua kondisinya sudah rusak dan satu kondisinya memprihatinkan.
Beruntung beberapa bulan yang lalu Pemerintah Kabupaten Kendal melakukan pengadaan alat berat berupa buldoser yang dinilai sangat membantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penataan sampah di TPA Darupono.
“Pembelian buldoser baru itu kemarin sangat membantu kita. Meskipun yang dua sudah rusak dan satu sekarat, Alhamdulillah ada buldoser masih jalan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal Aris Irwanto, Selasa 21 Oktober 2025.
Senada, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan, LB3 dan Pertamanan, Luqni Kaharudin menyampaikan dengan luasan dan volume sampah yang masuk, dibutuhkan alat berat untuk penataan sampah setidaknya 4 atau 5 alat berat.
“Sebenarnya untuk luasan TPA yang sekitar 6 hektar kebutuhan alat berat harusnya 4 atau lima. Tapi Alhamdulillah ini sudah ada yang baru”, imbuhnya.
Disisi lain, salah operator alat berat, Agus menuturkan ada dua alat berat yang bisa dioperasionalkan untuk meratakan sampah di TPA.
“Yang satu sekarang baru rusak. Jadi ya kita penataannya agak kurang cepat karena satu alatnya rusak. Ini hanya ada satu alat berat yang baru itu jadi agak lama kita menata sampahnya,” katanya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar S































