KENDAL, Lingkarjateng.id – Komunitas Jejak Bumi kembali melakukan aksi bersih-bersih dengan menyasar kawasan wisata Pantai Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, pada Minggu, 21 September 2025.
Kegiatan di Pantai Sendang Sikucing ini menjadi aksi bersih-bersih kawasan wisata pantai kedua yang dilakukan Jejak Bumi. Pasalnya, sehari sebelumnya pada Sabtu, 20 September 2025, Komunitas Jejak Bumi juga membersihkan sampah di Pantai Muara Kencan, Kecamatan Patebon.
Ketua Komunitas Jejak Bumi, Bintang Yudha Daneswara, menjelaskan pihaknya menyasar Objek Wisata Pantai Sendang Sikucing karena ombak sering kali membawa sampah dari hulu sungai terdekat hingga menumpuk di bibir pantai.
Demi kenyamanan wisatawan, pihaknya pun membersihkan sampah yang berserakan di area pengunjung. Sementara itu, untuk membersihkan sampah di hulu sungai, pihaknya bekerja sama dengan petugas Objek Wisata Pantai Sendang Sekucing.
“Kami datang untuk bersih-bersih pantai, agar bisa membantu kenyamanan pengunjung, kami juga melakukan edukasi kepada pengunjung untuk menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan pengelola,” ujar Danes.

Pengelola Objek Wisata Pantai Sendang Sikucing, Ahmad Mahrozi, mengaku terbantu dengan kehadiran Komunitas Jejak Bumi. Menurutnya, jika tidak dibersihkan secara rutin, kawasan pantai akan kotor karena adanya kiriman sampah dari hilir.
“Pantai ini akan kotor jika kami tidak secata rutin membersihkan. Hari ini kami terbantu dengan adanya Komunitas Jejak Bumi yang hadir membantu kami bersih-bersih pantai,” ujar Mahrozi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kendal, Syahrul Falah, berterima kasih atas kepedulian Komunitas Jejak Bumi untuk ikut aktif dalam membersihkan wisata pantai.
Menurutnya, kebersihan pantai dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sehingga berpotensi mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
“Kami berupaya membersihkan pantai agar pengunjung nyaman, sehingga menjadi ramai dan akan meningkatkan kunjungan maka PAD akan meningkat juga,” ujarnya.
Jurnalis: Unggul Priambodo
Editor: Rosyid































