Kendal, Lingkarjateng.id – Kawasan Industri Kendal yang juga berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) turut berkontribusi mengurangi angka pengangguran dengan berpartisipasi aktif dalam Job Fair Kendal 2025.
Job Fair Kendal 2025 berlangsung di GOR Youth Center, Stadion Utama Kebondalem pada 12—14 Agustus 2025. Terdapat 14 dari 19 perusahaan dari pelaku usaha di KEK Kendal yang berpartisipasi pada agenda tersebut.
Kehadiran para pelaku usaha ini semakin menegaskan peran KEK Kendal yang tidak hanya sebagai pusat investasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal yang menciptakan multiplier effect bagi masyarakat di sekitarnya.
Ada ratusan lowongan pekerjaan dari berbagai sektor pada Job Fair Kendal 2025, mulai dari fesyen, otomotif, komponen elektronik, steel, packaging, dan furnitur.
Sedangkan posisi yang ditawarkan mencakup rentang yang luas, mulai dari operator produksi dan staf administrasi, hingga teknisi terampil, quality engineer, supervisor, dan jabatan profesional lainnya.
Keberagaman ini menunjukkan bahwa KEK Kendal bukan hanya menjadi pusat penyerapan tenaga kerja industri, tetapi juga menyediakan jalur pengembangan karier bagi tenaga ahli di bidangnya.
Selain itu peluang kerja yang dibuka ini semakin memperkuat terciptanya ekosistem sumber daya manusia industri yang kompeten dan berkelanjutan di Kabupaten Kendal.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan bahwa Job Fair ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kendal, yang saat ini tercatat sebesar 5.01% atau sekitar 32,194 orang.
Adapun jumlah pelamar yang hadir pada acara ini mencapai lebih dari 6,000 orang.
“Melalui kegiatan job fair ini diharapkan mampu mempertemukan lebih banyak pencari kerja dengan perusahaan, sehingga peluang serapan tenaga kerja dapat semakin optimal,” ujar Bupati Tika.
Bupati Tika juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan industri untuk menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan dan berkualitas.
Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, menegaskan bahwa keikutsertaan Pelaku Usaha kawasan dalam Job Fair bukan sekadar membuka lowongan, tetapi juga memperkuat kesempatan bagi tenaga kerja lokal untuk berkembang di industri modern berstandar international.
“KEK Kendal berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis Pemkab Kendal dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kompetensi SDM lokal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Partisipasi pelaku usaha kami dalam job fair ini merupakan salah satu bukti nyata kontribusi kawasan terhadap pembangunan Kendal,” ujarnya.
KEK Kendal juga terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, dinas tenaga kerja, dan lembaga pendidikan vokasi, termasuk politeknik industri furnitur dan pengolahan kayu, untuk memastikan tersedianya tenaga kerja terampil yang siap mengisi berbagai posisi industri berorientasi ekspor.
“Kami akan terus menghadirkan peluang kerja baru, membangun ekosistem industri, serta memastikan bahwa kehadiran kawasan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kendal,” tegasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Ulfa































