REMBANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dinindagkop) telah menggelar kegiatan Kontak Bisnis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Pendopo Museum RA Kartini pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Rembang, Harno tersebut, diikuti ratusan pengurus koperasi jajaran Forkopimda, Kepala OPD, perwakilan Bank Jateng, serta narasumber dari Perum Bulog, PT Pertamina Patra Niaga, PT Pupuk Indonesia, PT Jateng Agro Berdikari, BPJS Ketenagakerjaan, dan Bapenda Provinsi Jawa Tengah. Acara ini menjadi momentum penting dalam mendorong penguatan koperasi sebagai penggerak ekonomi desa.
Dalam sambutan sekaligus arahannya, Bupati Harno mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan mitra BUMN/BUMD dalam mendorong koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa.
“(Ini) momentum bagi kita semua agar koperasi desa/kelurahan Merah Putih sebagai lembaga yang mampu meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan desa dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan di desa,” ungkap Bupati Harno, Kamis, 7 Agustus 2025
Bupati Harno juga memberikan tiga arahan penting untuk penguatan koperasi, di antaranya Pengurus koperasi diminta menjalankan unit usaha koperasi secara profesional, sesuai regulasi, dan mengoptimalkan potensi lokal, seperti gerai sembako, gudang, simpan pinjam, dan cold storage;
Kedua, OPD, Camat, dan Kepala Desa diinstruksikan untuk memberikan pendampingan aktif dan penguatan kelembagaan koperasi;
Ketiga, BUMN/BUMD serta mitra bisnis diharapkan dapat menjadi mitra aktif dan memberi kemudahan dalam kerja sama bisnis dengan koperasi desa.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjadi anggota koperasi demi mewujudkan ekonomi desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan menuju Rembang Sejahtera.
Sementara itu, Kepala Dinindagkop Rembang, Mahfudz, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjembatani pengurus koperasi dengan berbagai mitra strategis guna memperluas peluang usaha koperasi.
Sebanyak 294 perwakilan koperasi desa/kelurahan Merah Putih hadir sebagai peserta utama, bersama 26 perwakilan OPD dan 7 narasumber mitra bisnis.
“Ini adalah sebagai wahana untuk menjembatani pengurus koperasi desa/kelurahan Merah Putih dalam menjalin kemitraan dengan teman-teman dari BUMN-BUMD agar nanti Bapak Ibu pengurus koperasi dapat memahami, membaca peluang-peluang bisnis,” ujarnya.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Sekar S






























