PATI, Lingkarjateng.id – Masjid Agung Baitunnur Pati bakal ditutup sementara selama proses renovasi yang dimulai akhir Agustus 2025 mendatang. Proyek renovasi ini akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 15 miliar.
Ketua Takmir Masjid Agung Baitunnur Pati, KH Arwani mengatakan perbaikan menyasar seluruh bagian masjid, mulai dari pagar hingga kubah.
Pihaknya bakal segera membuat edaran pemberitahuan ke masyarakat dan jamaah untuk memaklumi kebijakan penutupan masjid, agar pembangunan dapat fokus dan segera tuntas.
“Kami dari pengurus takmir nanti akan membuat surat edaran, himbauan, sekaligus pemberitahuan kepada seluruh jamaah dan semua yang berkegiatan di Masjid Agung Baitunnur untuk bisa memaklumi apa yang sudah diinstruksikan atau diperintahkan oleh bapak Bupati Pati, karena renovasi itu meliputi semua,” ungkapnya, Senin, 28 Juli 2025.
“Untuk seluruh kegiatan ibadah, khsususnya kegiatan shokat maktubah, sholat Jumat memang kita non aktifkan selama tiga sampai empat bulan,” imbuhnya.
Meskipun demikan, untuk aktifitas Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) masih tetap beroperasi di gedung belakang masjid.
“Masih kita akomodir, karena kita mempunyai ruangan di belakang itu ada tempat pondok pesantren yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan TPQ maupun Madin,” urainya.
Selama proses renovasi, lanjut dia, seluruh lingkup masjid akan ditutup rapat.
“Jadi pada saat pembangunan fisik atau renovasi ini nanti langsung ditutup menggunakan seng atau bahan lainnya,” tandasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Sekar S
































