GROBOGAN, Lingkarjatang.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan merenovasi Gedung Riptaloka mulai Selasa, 15 Juli 2025. Gedung yang digunakan sebagai lokasi pertemuan resmi Pemkab Grobogan itu akan disulap menjadi pusat pengendali informasi atau command center modern, sekaligus ruang rapat representatif.
Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan, Anang Armunanto, mengungkapkan bahwa renovasi Gedung Riptaloka dilakukan bertahap agar hasilnya optimal.
“Renovasi Gedung Riptaloka ini sudah melalui perencanaan yang detail dan matang. Targetnya, pusat pemerintahan kita punya sarana yang lebih modern, nyaman, dan mendukung pelayanan publik,” kata Anang pada Minggu, 20 Juli 2025.
Ia menjelaskan, renovasi pada tahun 2025 menjadi tahap pertama dengan anggaran Rp 3 miliar dari APBD. Sisanya akan dilanjutkan pada 2026. Total nilai proyek ini ditaksir mencapai Rp 4,5 miliar termasuk interior dan fasad bangunan.
Dalam desain barunya, Gedung Riptaloka akan berdiri megah dengan dua lantai berfungsi ganda. Lantai pertama akan dijadikan command center yang dilengkapi layar pemantau berukuran besar dan ruang tunggu.
Sementara lantai dua akan difungsikan sebagai ruang pertemuan modern untuk mendukung agenda resmi lintas sektor.
“Nanti lantai satu akan jadi pusat kendali informasi. Di situ kita bisa memantau data dan aktivitas pemerintahan secara real time. Lantai dua akan difungsikan untuk meeting room berbagai kegiatan lintas OPD,” tutur Anang.
Untuk mendukung aksesibilitas, gedung ini akan dilengkapi lift dan koridor jembatan penghubung langsung ke Gedung Setda dan Gedung BPPKAD.
Fasilitas ini diharapkan mempermudah koordinasi antarlembaga di lingkup Sekretariat Daerah Grobogan.
Ia mengungkapkan bahwa selama proses renovasi, seluruh agenda rapat dan kegiatan lain yang biasa digelar di Riptaloka dialihkan ke ruang rapat alternatif milik Pemkab Grobogan.
“Kami sudah menyiapkan skema pemindahan kegiatan. Semua tetap bisa berjalan lancar tanpa gangguan,” ujar Anang.
Selain Gedung Riptaloka, wajah lingkungan Kantor Pemkab Grobogan juga dipoles lewat sejumlah proyek penunjang lain. Rumah Dinas Wakil Bupati Grobogan saat ini juga sedang menjalani tahap renovasi.
Pemkab Grobogan juga menjadwalkan pembangunan gedung baru Bappeda, Inspektorat, Dinas Sosial, serta kantor kecamatan Ngaringan dan Kradenan pada tahun anggaran 2025.
“Tujuannya satu meningkatkan kualitas pelayanan. Pemerintahan harus punya ruang kerja yang layak, fungsional, dan mendukung birokrasi yang cepat. Kami tidak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga sistem kerja di dalamnya,” imbuh Anang.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid






























