JEPARA, Lingkarjateng.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Pratikno, mengapresiasi suksesnya pagelaran putaran pertama Aquabike Indonesia Championship 2025 yang digelar di Pantai Tirta Samudra Bandengan, Jepara, pada Sabtu-Minggu, 12-13 Juli 2025.
“Kami sangat mengapresiasi dan sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini sering digelar di Jepara. Karena kegiatan-kegiatan seperti ini dapat menjadi hiburan masyarakat dan daya tarik para wisatawan untuk datang ke Jepara,” katanya di Jepara pada Selasa, 15 Juli 2025.
Pratikno mengatakan bahwa dipilihnya Pantai Bandengan sebagai lokasi event nasional ini merupakan cerminan upaya pengembangan sport tourism di Jepara secara inovatif dan progresif.
Menurutnya, sport tourism telah menjadi tren pariwisata modern yang mampu menarik minat wisatawan, khususnya generasi muda.
“Sport tourism saat ini menjadi daya tarik tersendiri. Aquabike adalah salah satu cara untuk memperkenalkan wajah Jepara. Alamnya yang indah, masyarakatnya yang ramah, dan budayanya yang kaya. Jadi harus sering diadakan event-event seperti ini,” ujar Pratikno.
Pihaknya pun berharap ada investor yang mau berinvestasi di pantai-pantai Jepara untuk menyewakan jet ski dengan harga yang terjangkau. Hal itu agar masyarakat dapat menikmati dan menjadikan motivasi masyarakat untuk menggeluti olahraga tersebut.
“Kami percaya, sport tourism seperti aquabike tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga membuka peluang besar bagi promosi wisata, ekonomi lokal. Nanti ke depannya kalau banyak yang tertarik terjun ke olahraga ini bisa diadakan lomba tingkat Jepara,” imbuhnya.
Sebagai informasi, event Aquabike Indonesia Championship 2025 yang diikuti puluhan rider dari berbagai kota di Indonesia hingga mancanegara itu merupakan hasil kolaborasi Kemenpora, Pemprov Jateng, dan Pemerintah Kabupaten Jepara.
Selain Jepara, Aquabike Championship 2025 juga digelar di Kepulauan Seribu Jakarta, Danau Toba, dan lainnya.
Total ada 30 rider yang ambil bagian dalam ajang ini, termasuk pebalap dari Filipina, Jepang, dan Malaysia.
Meski rider mancanegara tidak mendapatkan poin untuk klasemen nasional, mereka tetap akan mendapatkan trofi jika memenangkan balapan di masing-masing kategori.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid

































