REMBANG, Lingkarjateng.id – Sebanyak sembilan madrasah di Kabupaten Rembang menerima bantuan program rehabilitasi dan renovasi dari PHTC Jawa Tengah senilai total Rp37 miliar.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Jumat malam, 31 Oktober 2025, di Alun-alun Rembang, bersamaan dengan acara Pengajian Akbar Satu Doa Satu Indonesia dalam rangka peringatan Hari Santri dan Hari Sumpah Pemuda 2025.
Anggota Komisi V DPR RI, Harmusa Oktaviani, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk meningkatkan sarana pendidikan berbasis keagamaan.
“Izin melaporkan, Rembang mendapat bantuan dari PUPR untuk sembilan madrasah dengan total anggaran Rp37 miliar. Ini satu paket dengan Kabupaten Blora. Rembang mendapatkan sembilan paket madrasah, Blora tiga, dan pembangunan ini sudah berjalan untuk tahun ini,” ujarnya.
Sembilan madrasah penerima bantuan rehabilitasi dan renovasi di Kabupaten Rembang meliputi MIN 1 Rembang, MI Matholiul Huda Rembang, MTs N 1 Rembang, MTs Nahjatus Sholihin, MA Al-Azhar, MTs N 4 Rembang, MA Miftahul Ulum, MA Muallimin Muallimat, MA Manbaul Ulum.
Harmusa berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di madrasah sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan aman bagi para santri dan tenaga pendidik.
Ia juga berharap tahun depan akan lebih banyak madrasah maupun pondok pesantren di Kabupaten Rembang yang mendapat bantuan anggaran rehabilitasi dan renovasi dari pemerintah pusat.
“Tahun depan, insyaallah kita akan berusaha memberikan titik yang lebih banyak kepada madrasah-madrasah, MTs, dan pondok yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkar News Network
Editor: Rosyid






























