REMBANG, Lingkarjateng.id – Bupati Rembang Harno menunjukkan dukungannya terhadap dunia sepak bola lokal dengan hadir langsung menyaksikan pertandingan Bupati Cup 2025, Jumat sore, 18 Juli 2025. Kompetisi Bupati Cup 2025 ini berlangsung mulai 16 hingga 27 Juli 2025 dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-284 Kabupaten Rembang.
Pertandingan yang digelar di Stadion Krida Rembang ini mempertemukan 16 tim dari 14 kecamatan se-Kabupaten Rembang. Sedangkan saat kunjungan Bupati tersebut, tim yang sedang berlaga adalah Pamotan 2 FC dan Sluke FC dalam babak penyisihan.
Bupati Harno berencana menjadikan Bupati Cup sebagai agenda tahunan, asalkan pelaksanaan tahun ini berjalan kondusif.
“Ini kan babak penyisihan ya, dan memang selama ini sudah lama vakum untuk tingkat kabupaten. Nah, ini diadakan lagi dalam rangka menyongsong Hari Jadi ke-284 Kabupaten Rembang, termasuk untuk mencari bibit-bibit potensial putra daerah terbaik yang kemungkinan nanti akan kita ambil dalam penyusunan PSIR,” ujarnya Harno saat diwawancarai, Jumat, 18 Juli 2025.
Ia juga menyampaikan harapannya agar seluruh pihak, baik pemain maupun penonton, menjaga emosi dan tidak memicu kerusuhan.
“Tujuannya termasuk mencari bibit-bibit, terutama yang punya hobi. Harap saling menjaga emosi, jangan sampai terjadi kerusuhan. Emosi boleh, sekedar teriak-teriak. Selama ini nanti positif, semuanya akan diadakan lagi. Ini sebagai pembelajaran bersama,” imbuhnya.
Sebelumnya, momen pembukaan turnamen secara resmi pada Rabu, 16 Juli 2025 dilakukan oleh Wakil Bupati Rembang, Gus Hanies, karena Bupati Harno berhalangan hadir saat kick off. Gus Hanis menekankan agar seluruh pihak tetap menjaga sportifitas dan ketertiban.
“Saya pribadi dan atas nama pemerintah tentu mengapresiasi dan berterima kasih. Jaga terus ketertiban dan sportivitas bagi para pemain dan penonton. Teriak-teriak boleh, tapi tidak perlu berlebih-lebihan,” ujar Gus Hanies pada Rabu, 16 Juli 2025.
Sementara pengurus ASKAB, Humadiono menekankan bahwa ajang ini bertujuan menjaring bakat muda dari seluruh penjuru Kabupaten Rembang. Ia mengatakan bahwa sempat terjadi pembicaraan antara Bupati Rembang dengan ketua Askab untuk menyelenggarakan Bupati Cup setiap tahun.
“Tujuan diadakannya Bupati Cup untuk mencari bibit-bibit muda yang ada di Kabupaten Rembang, jadi ini menyeluruh, tidak hanya didominasi oleh wilayah kota saja. Kalau sepak bola tetap kondusif dan aman, pasti tiap tahun diadakan Bupati Cup. Ini komitmennya Pak Bupati,” jelasnya.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Sekar S





























