KENDAL, Lingkarjateng.id – Sebanyak 100 anggita PKK Kabupaten Kendal mengikuti pemeriksaan Mammografi. Mammografi merupakan pemeriksaan medis menggunakan sinar-X untuk mendeteksi kelainan pada payudara, terutama kanker, sejak dini.
Guna mendeteksi dini terhadap kanker payudara Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal bekerja sama dengan Rumah Sehat Baznas dan RSUD dr H Soewondo Kendal menggelar pemeriksaan Mammografi gratis.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal Niken Larasati Rabu, 13 Agustus 2025 mengatakan kanker Payudara merupakan penyakit yang diderita ibu-ibu. Untuk pemeriksaan samlai dengan penanggulangannya tentu mahal biayanya.
“Kami bekerjasama dengan Baznas dan juga RSUD dr Soewondo mengadakan kegiatan ini, setiap kecamatan kami usulkan 5 orang yang siap diperiksa Mammografi, karena ada 20 kecamatan maka yang ikut serta ada 100 orang peserta,” ujar Niken.
Sementara itu Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyambut baik kegiatan pemeriksaan Mammografi ini. Kanker Payudara adalah penyakit yang mengancam kaum wanita, untuk itu perlunya pencegahan dini dengan pemeriksaan.
“Harapan kami dengan pemeriksaan Mammografi ini lebih dini ibu-ibu bisa mengetahui dan jika ada yang positif kami tindaklanjuti secara gratis,”ujar Bupati Tika.
Direktur RS Dr H Soewondo dr. Saekhu mengatakan siap sebagai tempat pemeriksaan Mammografi. Di rumah sakit milik Pemkab Kendal ini mempunyai peralatan yang memadai untuk Pemeriksaan Mammografi.
“Kami siap menerima pasien untuk pemeriksaan Mammografi, karena pemeriksan satu pasien cukup lama, maka penyelenggaraan dilaksanakan beberapa hari,”ujar Saekhu.
Ketua Baznas Kendal Syamsul Huda mengatakan jika Baznas Kabupaten Kendal siap membantu masyarakat yang membutuhkan. Terimakasih diucapkan kepada para Unit Pengumpul Zakat (UPZ), karena semakin banyak zakat terkumpul maka semakin banyak pula penyaluran kepada yang membutuhkan.
“Upaya UPZ yang semakin banyak pendapatan dan para pemberi zakat maka kegiatan penyaluran akan banyak, di RSUD Soewondo ini setiap bulan terkumpul Rp. 32 juta dan masih bisa berpeluang meningkatkan, begitu juga dengan OPD lain, kami siap menerima dawuh dari ibu Bupati terkait penyaluran zakat,”ujar Huda.
Dikatakannya untuk target pendapatan tahun 2025 info terkumpul zakat sebesar Rp 13 Miliar, lebih besar dari tahun lalu Rp. 12 Miliar.
Jurnalis: Unggul Priambodo
Editor: Sekar S































