Gerindra: Ganjarist Buat Opini Ngawur

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sriyanto Saputro

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sriyanto Saputro

SEMARANG – Lingkarjateng.id, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng), Sriyanto Saputro menyesalkan pernyataan Ketua Umum Ganjarist Mazdjo Pray saat deklarasi dukungan untuk Ganjar Pranowo di Surabaya, Minggu (31/10). Menurut Sriyanto, Mazdjo Pray membuat opini ngawur, yang merugikan Prabowo Subianto soal kejenuhan masyarakat jika ketua umum Partai Gerindra itu maju kembali. 

Sriyanto mengungkapkan, hampir semua hasil lembaga survei independen menyatakan elektabilitas Prabowo Subianto berada diurutan teratas untuk calon presiden 2024. Padahal, hingga saat ini, Prabowo belum berbicara soal Pemilu 2024 dan rencananya untuk kembali mencalonkan presiden. 

“Karena masih fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan membantu Presiden Jokowi. Pak Prabowo belum pernah bicara soal Pilpres 2024. Apalagi melakukan pencitraan, namun hasil survei menunjukkan bahwa beliau diurutan tertinggi,’’ kata Sriyono, Senin (1/11).

Sriyanto berharap, Ketua Umum Ganjarist turun ke lapangan untuk melihat kondisi riil Jateng di bawah kepemimpinan Ganjar selama dua periode. Hal itu agar dapat mengetahui raihan prestasi-prestasi, dan sejauh mana penanganan kondisi kemiskinan di Jateng. Bukan hanya dari media sosial saja. 

“Mari silahkan ke Jateng, kita siap berdiskusi bedah kondisi wilayah yang sebenarnya. Jangan hanya memantau dari langit (medsos, Red),” tantang Sriyanto. 

Lebiih loanjut, Sriyanto menyinggung tentang PON XX di Papua baru-baru ini dan prestasi kontingen Jateng yang melorot di urutan ke-6. Menurutnya, ini sejarah baru dan sesuatu yang ironis karena saat gelaran PON, yang riuh di medsos justru kegiatan Gubernur di Papua yang tidak terkait dengan upaya meningkatkan prestasi. 

Menurut Sriyanto, belum saatnya sekarang bicara pilpres 2024. Bahkan, semua partai politik masih fokus mendukung pemerintah dalam menangani Covid-19. 

“Saya sangat menyayangkan, dalam keadaan seperti saat ini sudah ada yang bising urusan pencapresan,’’ katanya.

Baca Juga :

Gerindra Bantu Pemkab Kudus Capai Target Vaksinasi

Seperti halnya Prabowo Subianto, meski setidaknya sudah 13 DPD Gerindra mendeklarasikan agar Gerindra mencalonkan Ketua Umum/Ketua Dewan Pembina maju dalam Pilpres 2024. Namun Prabowo hingga saat ini belum bersikap. 

Menurutnya, Prabowo masih fokus menjalankan tugasnya sebagai pembantu Presiden. Buktinya, Prabowo juga menjadi menteri terbaik dari hasil survei. Sriyanto juga menyerukan politik santun dan bermartabat, dalam era demokrasi ini siapapun boleh dukung mendukung idolanya. 

“Demokrasi menjamin siapapun untuk memberi dukungan untuk siapapun. Namun, jangan saling menjelekkan, apalagi merendahkan,” pungkas Sriyanto. (Lingkar Network | Koran Lingkar Jateng)