Tanda Tangani MoU, Hendrar Prihadi Harap Aplikasi Jamu Kuat Wujudkan Keadilan

MENANDATANGANI: Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Semarang menandatangani MoU Aplikasi Jamu Kuat pada Jumat, 5 Agustus 2022. (Wahyu Indriyati/Lingkarjateng.id)

MENANDATANGANI: Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Semarang menandatangani MoU Aplikasi Jamu Kuat pada Jumat, 5 Agustus 2022. (Wahyu Indriyati/Lingkarjateng.id)

SEMARANG, Lingkarjateng.id Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerja sama dengan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Semarang terkait launching aplikasi Jamu Kuat di ruang VIP Wali Kota Semarang pada Jumat, 5 Agustus 2022.

“Kami berterima kasih karena hari ini ada penandatanganan aplikasi namanya Jamu Kuat,” ucap Hendrar Prihadi dalam sambutannya.

Aplikasi Jamu Kuat sendiri merupakan singkatan dari Kerja Sama Mewujudkan Keadilan untuk Masyarakat dengan tujuannya menyatukan sistem pencatatan Pengadilan Agama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Lebih lanjut, Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi juga menyampaikan bahwa aplikasi Jamu Kuat bertujuan untuk melayani masyarakat dalam memperjuangkan keadilan.

“Hari ini kita bersepakat bahwa dengan aplikasi ini kita jadi lebih mudah melayani masyarakat. Bagaimana mereka sedang mencari keadilan maupun mencari proses-proses supaya mereka bisa berkehidupan lebih baik,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Semarang, Muhamad Dihan. Ia menyampaikan bahwa MoU ini dalam rangka memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat.

“Intinya pemerintah memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat terkait dengan tugas-tugas kami di Pengadilan Agama,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Dihan, aplikasi Jamu Kuat bertujuan untuk meringankan tugas para OPD, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dihan mengaku pihaknya telah mendapatkan sambutan baik dari Wali Kota Semarang terkait aplikasi tersebut.

“Pak Wali beserta jajaran merespons sangat bagus aplikasi ini. Ke depan akan ditingkatkan agar lebih intensif. Nantinya barangkali ada pengembangan-pengembangan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, aplikasi Jamu Kuat telah launching sejak 2 Oktober 2021 lalu. Namun, baru dilaksanakan MoU antara Pengadilan Tinggi Agama Semarang dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang pada 5 Agustus 2022 dikarenakan padatnya agenda lain. (Lingkar Network | Wahyu Indriyati – Koran Lingkar)