Puluhan Pelaku UMKM Rembang Ikut Pelatihan TikTok Seller

Puluhan-Pelaku-UMKM-Rembang-Ikut-Pelatihan-TikTok-Seller

PELATIHAN: Pelaku UMKM saat mengikuti pelatihan pemasaran produk melalui TikTok seller. (R. Teguh Wibowo/Lingkarjateng.id)

REMBANG, Lingkarjateng.id – Puluhan pelaku UMKM mengikuti pelatihan pemasaran produk melalui TikTok seller. Dalam pelatihan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop dan UKM) Kabupaten Rembang, mereka langsung mendapatkan ilmunya dari pelaku TikTok seller yang mendapat omzet hingga miliaran rupiah dalam sebulan.

Jumasri, pelaku UMKM di bidang kuliner mengaku, belum mengetahui tentang TikTok seller. Namun, sesuai pengalaman dari narasumber, omzet penjualan bisa semakin meningkat.

“Tadi diajari menggunakan TikTok seller, produk-produk kita akan lebih dikenal. Apalagi kalau FYP (For Your Page) produk kita akan dikenal tidak hanya di Indonesia tetapi juga dimana-mana,” ungkapnya.

Pelaku UMKM Rembang Dikenalkan Pembayaran Sistem QRIS

Athoilah, pelaku marketplace TikTok seller yang mempunyai omzet miliaran mengungkapkan, saat ini telah berada di industri 4.0 dan akan beralih ke 5.0 tentu harus mengikuti perkembangan zaman.

Saat ini TikTok menjadi salah satu aplikasi yang diikuti banyak orang, sehingga nanti mampu mendongkrak omzet secara signifikan.

“Kalau di event itu sampai ratusan juta, teman saya itu sampai miliaran,” ujarnya.

Dalam pelatihan, peserta diajari membuat TikTok biasa dan TikTok seller sekaligus diajari cara mengoperasikan. Konsep pelatihan mengikuti kemampuan peserta yang berbeda-beda.

3 Kepala Daerah Komitmen Dongkrak Sektor UMKM dan Pariwisata

Kepala Dindagkop dan UKM Kabupaten Rembang, M. Mahfudz mengatakan bahwa, pelatihan penjualan online ini menjadi komitmen OPD-nya dalam upaya menaikkan kelas UMKM di kota Garam.

“Ini pelatihan lanjutan. Kita harap melalui marketplace ini, penjualan UMKM kita semakin meningkat dan mampu menembus pasar global. Ini yang kedua kali di tahun ini,” tuturnya.

Mahfudz menyebut, kegiatan semacam ini akan terus digelar. Harapannya, pelaku UMKM semakin familiar dengan pemasaran produk melalui marketplace. (Lingkar Network | R. Teguh Wibowo – Koran Lingkar)